Penghitungan Suara Diperpanjang 12 Jam

Proses penghitungan suara di sebuah TPS di Pilkada serentak 27 Juni 2018 yang lalu. Foto: Faj/palpos.id

PAGARALAM, PALPOS.ID– Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan waktu pemungutan suara di tempat pemungutan suara (TPS) dapat diperpanjang selama 12 jam. Keputusan ini disampaikan pada  Karenanya, proses penghitungan tak lagi dibatasi hanya sehari saja.

Komisioner KPU Kota Pagaralam Divisi Teknis, Kristian Hadinata menuturkan, sebelum ada keputusan MK, pemungutan suara di TPS dibatasi sampai dengan pukul 24.00 WIB. Ini berlaku sejak proses penghitungan dimulai. Namun lanjut dia ketentuan dalam UU Pemilu ini kemudian digugat oleh banyak pihak. Alasannya karena pembatasan waktu ini tidak masuk akal. “Pertimbangannya, tidak mungkin menyelesaikan penghitungan suara yang kotaknya ada lima dalam waktu sehari,”ujar Kristian tentang landasan gugatan, saat dihubungi Palembang Pos, kemarin.

MK lanjut Tian, lalu memutuskan proses penghitungan suara diperpanjang sampai 12 jam sejak pukul 24.00 WIB. Namun, perpanjangan waktu ini ada syaratnya yakni proses penghitungan tidak boleh berhenti, apapun alasan. “Misalnya istrihat dulu lalu menghitung, ini tidak boleh,” katanya memberikan contoh.

Adapun KPU tambah Kristian, menyambut baik keputusan MK tersebut. Sebab dengan adanya perpanjangan waktu ini, petugas TPS memiliki banyak waktu untuk menghitung suara. Apalagi pada Pemilu kali ini banyak surat suara dan formulir yang mesti dihitung. “Mereka tidak perlu lagi cemas atau takut akan kehabisan waktu,” ucapnya. “Kalau panik, kan dikhawatirkan ada kesalahan,” katanya pula.

Ia pun memastikan, dalam waktu dekat pihaknya akan mensosialisasikan mengenai perpanjangan waktu penghitungan suara ini. Tujuannya supaya petugas TPS dapat mengetahuinya. “Insya Allah 9 April nanti kami akan adakan simulasi,” ucapnya. (FAJ)