Warga Suak Tapeh Ngadu ke Dewan, Jalan Berlumpur, dan Sulit Dapat Air Bersih

Koordinator dapil X menanggapi aspirasi warga Suak Tapeh, Rabu (24/03/2021). Foto popa/palpos.id

BANYUASIN, PALPOS.ID – Warga Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin, sampaikan sejumlah keluhan kepada wakilnya di DPRD Sumsel asal dapil X Kabupaten Banyuasin.

Beberapa persoalan dikeluhkan adalah masalah jalan rusak parah, serta masalah air bersih belum bisa dinikmati warga.

“Hari ini kita menerima banyak aspirasi masyarakat Banyuasin, khususnya warga Kecamatan Suak Tapeh,” ujar MF Ridho, Koordinator dapil X DPRD Sumsel, ditemui usai berdialog dengan warga, Rabu (24/03/2021).

Beberapa persoalan disampaikan warga adalah masalah Jalan Padat Karya, dari Desa Lubuk Lancang ke Desa Bengkuang sepanjang 7 Kilometer yang rusak parah. Serta masalah air bersih yang tidak kunjung dinikmati warga.

“Untuk masalah jalan ini, akan kita pelajari apakah masuk ranahnya Pemkab atau Pemprov. Nanti akan kita sampaikan agar segera ditindaklanjuti. Sedangkan untuk sarana air bersih, Pemprov Sumsel Dinas PU telah mengalokasikan dana Rp1,8 Miliar membangun instalasi. Selanjutnya tugas Pemkab menyalurkannya ke rumah-rumah penduduk,” kata Ridho.

Sebelumnya Kepala Desa Bengkuang Kecamatan Suak Tapeh Banyuasin, Solihan menyampaikan keluhan jalan rusak sangat sulit dilalui. Tepatnya di Jalan Padat Karya, melintas dari Desa Lubuk Lancang ke Desa Bengkuang sepanjang 7 Kilometer.

“Untung anak-anak masih sekolah daring, sehingga sekolahnya tidak terganggu. Namun untuk warga, kondisi jalan sangat buruk ini menghambat lalulintas, karena kendaraan baik roda dua maupun roda empat tidak bisa melintasi jalan itu,” ungkap Solihan.

Dikatakan Solihan, Desa Bengkuang dihuni sekitar 160 KK, dan jalan Lubuk Lancang menuju Desa Bakung merupakan satusatunya akses jalan bisa dilalui.

Oleh sebab itu, mereka sangat berharap segera diperbaiki, karena saat musim hujan warga jadi terisolasi, dan tidak dapat beraktifitas apapun, sehingga berdampak perekonomian. “Terutama hasil karet warga tidak bisa terangkut karena jalan sangat berlumpur. Begitu pula sebaliknya,” ujarnya.

Anggota Dapil 10 DPRD Sumsel lainnya Nadia Basjier SE, menuturkan semua aspirasi warga segera menjadi perhatian dewan propinsi. “Seperti Lampu Jalan Tenaga Surya sudah kami usulkan, Inshaa allah segera terealisasi tahun ini,” jelas Nadia. (opa)