Per-Juli 2021 Warga Lubuklinggau Dilarang Hajatan

Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe memberikan keterangan pers, Jumat (25/06). Foto: maryati/palpos.id

LUBUKLINGGAU, PALPOS.ID – Pemkot Lubuklinggau kembali membuat kebijakan larangan resepsi dan hajatan. Larangan itu resmi diberlakukan mulai 1 Juli 2021.

“Sampai akhir Juni ini masih kita toleransi karena tahap sosialisasi, tetapi mulai 1 Juli tidak boleh lagi ada hajatan atau resepsi, kalau mau akad nikah silahkan tapi pesta resepsi dilarang,” tegas Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe (Nanan), Jumat (25/6).

Menurut Nanan, kebijakan itu diambil karena kasus Covid-19 di Kota Lubuklinggau masih Fluktuatif (naik-turun). Untuk memutus mata rantai Covid -19 diambilah kebijakan tersebut.

Itu semua dilakukan sebagai persiapan agar Kota Lubuklinggau bisa  melaksanakan Belajar Tatap Muka (BTM) pada tahun ajaran baru 2021/2022. “Ini salah satu upaya kita agar belajar tatap muka bisa terlaksana,” ujar Nanan.

Selain resepsi dan hajatan, tambah Nanan, aktivitas tempat pedagang kaki lima, termasuk tempat hiburan dan hotel  juga dibatasi hingga pukul 21.00 WIB. “Pukul 21.00 WIB, semuanya harus tutup, bila tidak sanksinya ditutup paksa hingga pencabutan izin usaha,” jelas Nanan.

Bukan hanya itu, Kota Lubuklinggau juga melaksanakan vaksin masal untuk  2.575 warga yang belum divaksin. Dengan begitu diharapkan mata rantai penyebaran Covid-19 bisa terputus dan masyarakat bisa kembali hidup normal.

“Stok vaksin kita ada sekitar seribu, 2.575 akan digunakan dalam vaksinasi masal dosis pertama Sabtu (26/6), kemudian 2.575 lagi untuk dosis dua pada 1 Juli mendatang,”  pungkasnya. (*)

Editor: Bambang Samudera