Kesadaran untuk Sehat Cukup Tinggi, Periksa Kesehatan hingga Rapid Antigen

Sekda Kota Pagaraalam, Drs Samsul Bahri Burlian. Foto: efvhan/palpos.id

PAGARALAM, PALPOS.ID – Satuan Tugas (Satgas) penanganan covid-19 Kota Pagaralam tidak melarang masyarakat yang melakukan rapid antigen secara mandiri di klinik swasta maupun pelayanan kesehatan lainnya, meskipun harus dilanjutkan dengan swab dan hasilnya positif terpapar Covid-19.

Dikatakan Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pagaralam, Drs Samsul Bahri Burlian bahwa saat ini kesadaran untuk sehat dari masyarakat cukup tinggi, sehingga ada yang berniat memeriksakan diri karena sudah ada gejala sakit yang diderita, termasuk melakukan rapid antigen.

Samsul tak menampik, akibat banyaknya masyarakat yang melakukan hal tersebut akhirnya terdeteksi banyak yang terpapar virus corona, diduga interaksi dengan masyarakat dari luar daerah menjadi penyebab utamanya.

“Hal itu terjadi sejak Juni kemarin, angka dan jumlah warga Pagaralam terpapar mengalami lonjakan yang cukup signifikan,” terangnya, Rabu (07/07).

Ditambahkan Samsul, saat ini jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Pagaralam sudah mencapai 298 orang, dengan rincian kasus; dalam pemantauan 63 orang dengan keterangan, isolasi mandiri di Pagaralam 58 orang, Isolasi di RS Besemah 4 orang, isolasi di RS M Husein Palembang 1 orang, selesai pemantauan 221 orang dan meninggal 14 orang.

Melihat lonjakan ini, Samsul mengungkapkan bahwa Satgas akan melakukan evaluasi terhadap sejumlah kebijakan, termasuk yang berkaitan dengan surat edaran, baik dari pemerintah pusat maupun provinsi. “Karena walaupun saat ini Pagaralam berstatus oranye, namun penerapan kebijakan akan disesuaikan dengan kondisi sebaran Covid-19 itu sendiri,” pungkasnya. (*)

Editor: Bambang Samudera