Ratusan Ekor Sapi dan Domba Tidak Layak Dikurban

Kepala Diskannak OKU, Tri Apriningsih bersama stafnya saat melakukan pemeriksaan hewan kurban di Baturaja. (Foto : Eko/Palpos.id)

BATURAJA, PALPOS.ID – Ratusan ekor sapi dan domba yang dijual pedagang di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dinyatakan tidak layak dikurban karena sakit dan belum cukup usia untuk dikurbakan pada hari raya Idul Adha 1442 Hijriyah.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) OKU, Tri Aprianingsih didampingi Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Sugiarto, Rabu (07/07) menerangkan, menjelang Idul Adha pihaknya melakukan pemeriksaan hewan kurban yang dijual pedagang guna memastikan kelayakannya untuk dikurban pada perayaan umat Muslim nanti. “Dalam pemeriksaan ternak kami menerjunkan tiga tim dan melibatkan dokter hewan dari Diskannak Kabupaten OKU,” katanya.

Petugas di lapangan memeriksa 16 lapak pedagang yang menjual hewan kuban untuk memastikan sapi dan domba sudah layak dikurban pada hari raya Idul Adha nanti.

Hasil dari pemeriksaan tersebut ditemukan 56 ekor sapi dan 91 domba yang tidak layak dikurban karena kondisinya mengalami cacat fisik atau sakit dan belum cukup usia untuk dikurban.”Totalnya dari 528 ekor yang diperiksa, ada 147 sapi dan domba yang tidak layak dikurban,” kata dia.

Sedangkan, kata dia, untuk 381 ekor sapi dan domba lainnya diberikan tanda dan surat keterangan layak kurban dari Diskannak Kabupaten OKU.

Oleh sebab itu, ia mengimbau agar masyarakat lebih teliti membeli hewan kurban dengan memilih sapi ataupun domba yang memiliki tanda dan surat keterangan layak kurban dari dinas terkait tersebut. “Karena ternak yang telah ditandai sudah dipastikan layak kurban sesuai syariat Islam,” ujar dia. (*)

Editor: Bambang Samudera