Dewan Akan Panggil Kadisdik Sumsel, Terkait Sumbangan Komite Sekolah

Ketua DPRD Sumsel, Hj RA Anita Noeringhati SH MH. (Foto : Istimewa)

PALEMBANG, PALPOS.ID – DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bakal memanggil Kepala Dinas Pendikan (Kadisdik) Provinsi Sumsel terkait aduan masyarakat tentang sumbangan komite sekolah yang memberatkan wali siswa SMA di kota Palembang.

“Kita akan panggil kepala dinas melalui komisi V yang membidangi, klarifikasi tentang aduan masyarakat ini yang juga ramai di media massa,” kata ketua DPRD Sumsel, Hj RA Anita Noeringhati SH MH Selasa (13/7/2021).

Dijelaskan Anita, pada masa pandemi seperti sekarang semua serba sulit. “Jangan sampai sumbangan malah memberatkan, terlebih ini masa pendemi semua serba sulit. Sekolah juga harus paham tidak semua wali siswa ini berasal dari keluarga yang mampu,” tegasnya.

Semua sekolah kata Anita, khususnya SMA harusnya menerapkan subsidi silang kepada orang tua wali yang mampu untuk mendukung orang tua wali yang kurang mampu.

“Sehingga kebijakan komite sekolah tidak memberatkan wali murid karena tugas pemerintah untuk ikut mencerdaskan anak bangsa,”terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Drs Riza Fahlevi mengingatkan kepada orang tua siswa bahwa sumbangan komite itu bukanlah suatu kewajiban.

“Silahkan saja ajukan keberatan kalau tidak mampu, atau bisa pilih sekolah lain,”jelasnya.

Ia menambahkan, untuk  orang tua siswa yang merasa tidak mampu membayar sumbangan komite agar tidak mempengaruhi orang tua lainnya.

“Kan tidak semua orang tua siswa itu tidak mampu, jadi kalau tidak mampu sampaikan saja keberatan jangan mempengaruhi orang tua lainnya. Kita Pemerintah ini tentu tidak sanggup menanggung biaya seluruh siswa,”pungkasnya.

Untuk diketahui, SMA Negeri di Sumatera Selatan meminta sumbangan komite mencapai Rp8 juta kepada setiap siswa untuk kebutuhan biaya pembangunan sekolah dan seragam siswa. Rinciannya, uang sumbangan bangunan Rp5,5 juta dan seragam sekolah Rp2,8 juta. (*)