Tak Ada Izin, Tiga Tower Provider Bakal Disegel Pol PP

Kasat Pol PP Prabumulih, Hartono SE MM. (Foto: Istimewa)

PRABUMULIH, PALPOS.ID – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kota Prabumulih, Hartono SE MSi mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan tindakan tegas berupa penyegelan terhadap sejumlah tower provider milik perusahaan swasta yang ada di Kota Prabumulih.

Penyegelan itu dilakukan, lantaran tower provider tersebut berdiri tanpa izin. “Kalau tidak besok atau lusa, kita akan melakukan tindakan penyegelan terhadap tiga tower yang berdiri tanpa izin,” ujar  Hartono ketika diwawancarai wartawan usai mendengarkan paparan Danlanal Palembang, di gedung Pemkot Prabumulih, Senin (12/7/2021).

Dikatakannya, upaya penyegelan itu dilakukan sebagai tindaklanjut atas laporan masyarakat yang resah dengan keberadaan tower-tower itu. “Jadi selama ini kami banyak menerima laporan masyarakat, mereka resah dengan adanya tower-tower yang berdiri tanpa ada izin dari masyarakat,” ungkapnya.

Menindaklanjuti laporan itu, satuan polisi pamong praja (Sat Pol PP) langsung melakukan pengecekan ke Lurah, Camat dan dinas perizinan terkait izin bangunan, izin pemanfaatan lingkungan hingga izin persetujuan waga disekitar tower. “Dari hasil pengecekan ternyata mereka tidak mengantongi izin, makanya akan kita lakukan penyegelan,” kata Hartono.

Lebih lanjut Kasat Pol PP mengaku menyesalkan, masih adanya pihak-pihak yang membangun tanpa mengantongi izin sesuai aturan yang berlaku. Sebab kata Hartono, saat ini pemerintah kota (Pemkot) Prabumulih telah mengeluarkan kebijakan mempermudah pemberian izin bagi pelaku usaha.

“Sepanjang syaratnya lengkap, pemerintah tidak pernah mempersulit pihak investor yang masuk ke kota Prabumulih. Semuanya dipermudah, dengan catatan memenuhi syarat dan ketentuan yang ada,” tuturnya.

Ketika ditanya tower milil perusahaan mana saja yang akan dilakukan penyegelan, Hartono enggan mengatakannya. “Yang pasti ada tiga tower, tempatnya beda-beda,” pungkasnya. (*)