Jelang Idul Adha, 39 Warga OKU Terkena Covid-19

Sekretaris Satgas COVID-19 Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Amzar Kristopa. (Foto : Eko/Palpos.id)

BATURAJA, PALPOS.ID – Dalam tempo sepekan terakhir atau menjelang perayaan Idul Adha, sebanyak 39 warga di Kabupaten OKU dinyatakan terpapar covid-19. Bahkan satu orang diantaranya meninggal dunia setelah sempat dirawat di RS Antonio Baturaja.

Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 OKU hingga periode 16 Juli 2021, jumlah kasus warga terkonfirmasi positif terpapar virus corona di daerah berjuluk Bumi Sebimbing Sekundang itu mencapai 481 orang.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan pada periode 10 Juli 2021 dengan angka kasus terkonfirmasi Covid-19 yaitu berjumlah 442 kasus. “Artinya ada penambahan 39 kasus selama sepekan terakhir,” tegas Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten OKU, Amzar Kristopa, Minggu (18/07).

Begitupun angka kesembuhan pada periode yang sama juga bertambah dari 378 orang menjadi 386 orang dan pasien meninggal dunia hingga saat ini mencapai 48 orang. “Kasus aktif Covid-19 saat ini berjumlah 47 orang masih menjalani isolasi dan dirawat di rumah sakit setempat,” ujar dia.

Menurut dia, tingginya kasus positif ini disebabkan karena masih banyak masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan sehingga penyebarannya sulit dikendalikan.

Oleh sebab itu kata dia, Satgas COVID-19 Kabupaten OKU gencar memberikan edukasi kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan guna memutus rantai penyebaran virus corona.

“Program vaksinasi untuk masyarakat usia 18 tahun keatas termasuk lansia yang saat ini masih berlangsung juga diharapkan dapat mengendalikan angka penyebaran virus corona agar tidak meningkat,” tegasnya.

Selain itu pada Jumat (16/7) pihaknya telah melaksanakan penyemprotan disinfektan serentak di seluruh tempat fasilitas umum seperti pasar, taman kota, pertokoan dan perkantoran serta rumah ibadah untuk meminimalisir penyebaran COVID-19 di Kabupaten OKU.

“Namun tingkat kesadaran masyarakat dengan mematuhi protokol kesehatan 5 M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengindari kerumunan dan mengurangi mobilitas berpergian ke luar daerah menjadi faktor utama dalam memutus rantai penyebaran virus corona,” tandasnya.

Sementara untuk pasien covid-19 asal OKU yang meninggal dunia inisialnya adalah NA (52) warga Desa Tebing Kampung, Kecamatan Semidang Aji setelah sempat menjalani perawatan di RS Antonio Baturaja.

Sebelumnya ibu rumah tangga ini sempat dirawat di RS Antonio Baturaja setelah hasil swab PCR pada 8 Juli 2021 menyatakan pasien terkonfirmasi positif terpapar Covid-19.

Saat menjalani isolasi di rumah sakit pasien diketahui memiliki penyakit bawaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia pada Kamis (15/07) sekitar pukul 23.00 WIB.

“Pasien dimakamamkan Jumat (16/07) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Tebing Kampung sekitar pukul 04.30 WIB. Pemakamannya dilakukan dengan standar protokol kesehatan oleh tim Satgas Covid-19 ” kata Amzar. (*)

Editor: Bambang Samudera