Kecil Kemungkinan Jenazah Pasien Covid Untuk Menularkan 

Proses pemakaman salah seorang pensiunan PNS yang jenazahnya ditolah empat desa dan satu kelurahan, Rabu (21/07). Foto: humas polsek indralaya

INDRALAYA,PALPOS.ID Adanya penolakan jenazah pasien covid 19 oleh warga  di Desa Tanjung Pering, Tanjung Agung, Permata dan Desa Tanjung Baru mendapat perhatian serius dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ogan Ilir.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir Hendra Kudeta langsung angkat bicara. Hendra menjelaskan kepada masyarkat untuk tidak perlu Khawatir dengan pasien Covid yang telah meninggal.

Sebab menurut Hendra,  kecil kemungkinan bagi si mayat atau jenzah pasien covid 19 untuk dapat menularkan virus corona  kepada masyarakat lantaran sudah dilakukan penyemprotan desinfektan dan dilakukan pembungkusan.

“Kecil kemungkinan bagi mayat untuk menularkan karena ketika mayat pasien Covid ini meninggal sudah dimandikan dan telah di semprot disinfektan, lalu dibungkus plastik lalu kita bungkus kain Kaffan, kita solatkan lalu kita bungkus plastik lagi kita kasih disinfektan lagi, sudah itu kita balut plastik lagi kemudian kita masukkan kedalam kotak  dan kotaknyapun itu sudah kita seterilkan pakai disinfektan,” bebernya.

Lebih lanjut Hendra menuturkan, pihaknya akan memberikan penyuluhan dan imbauan kepada masyarakat melalui puskesma agar peristiwa serupa tidak terulang lagi nantinya.

“Kita akan berikan himbauan dan penyuluhan melalu Puskesmas kepada warga bahwa mayat yang telah meninggal itu sudah di seterilkan dan kecil kemungkinan untuk menularkanya lagi kepada orang lain,” ucapnya.

Hendra pun mengimbau kepada masyarakat, untuk tetap tenang dan jangan takut terkait mayat pasien covid yang hendak dikebumikan serta jangan ada kepanikan terkait hal tersebut.

“Tetap tenang, jangan panik dan jangan takut dengan mayat pasien covid yang mau di kebumikan biarkan petugas menjalankan tugasnya dengan baik, yang sesuai dengan arahan kita dan kesehatan kita,” pungkasnya. (*)