Oxigen di Palembang Mulai Langka

kondisi di toko penjualan alat-alat kesehatan yang jehabisan stok oksigen medis

PALEMBANG. PALPOS.ID – Sejak beberapa hari terakhir oksigen medis di Palembang mulai langka, dan semua toko alkes yang menjual Oksigen medis, yang dikunjungi stok oksigennya kosong. Akibatnya, banyak masyarakat yang membutuhkan oksigen jadi kesulitan untuk mendapatkan oksigen.

Hasty warga KM 5 mengatakan, sejak kemarin dia telah keliling mencari oksigen di sejumlah toko isi ulang oksigen di Palembang, namun semunya memasang tulisan oksigen habis.

“Kami sangat bingung mau cari kemana, sementara bapak saya yang menderita jantung sagat membutuhkan oksigen. Saya sangat berharap pemerintah memperhatikan masalah ini,” ungkapnya.

Keluhan yang sama disampaikan warga Sukawinatan. Menurutnya, dia sudah keliling untuk mencri oksigen, nun tetap tidak dapat. “Saya sudah keliling cari oksigen, baik yang ada di Jalan Sudirman, KM 5, di Macan Lindungan da lainnya tetapi tetap tidak ada, ” ujarnya.

Karena oksigen ini sangat dibutuhkan untuk membatu istrinya yang sakit, dia berharap masalah ini segera diatasi. “Istri saya sakit asma akut, dan sudah 3 tahun ini dia mempunyai ketergantungan dengan oksigen. Jadi saya benar-benar takut bila oksigen langkah seperti sekarang ini. Saya bena benar memohon kepada pemerintah agar oksigen tetap tersedia dipasaran dan dengan harga standar. Karena saat ini kami tidak berani untuk kerumah sakit, takut terkena covid,” ucap sumber tersebut.

Sementara itu karyawan toko pengisian ulang oksigen yang ada di Jalan Jendral Sudirman mengaku sejak beberapa pekan terakhir mereka cukup kesulitan untuk mendapatkan oksigen.

Bahkan, distributor oksigen yang biasanya datang ke toko untuk mengantarkan oksigen, sudah hampir dua bulan terakhir sudah tidak lagi mengantar oksigen ke toko, sehingga mereka terpaksa mengambil sendiri oksigen ke agen. Tetapi tidak masalah, karena oksigennya ada.

“Nah, yang jadi persoalan kita, sejak beberapa hari terakhir jatah oksigen untuk toko juga dikurangi. Padahal saat ini permintaan oksigen justru sedang meningkat, sehingga dengan sangat terpaksa kami tidak bisa memenuhi semua kebutuhan oksigen pelanggan, karena oksigen ini menyangkut nyawa, kami sebagai penjual yang juga masyarakat berharap masalah ini segera diatasi,” harapnya. (*)