JA Minta Jaksa di Daerah Dukung Kebijakan Pemerintah

Kajari Prabumulih memasangkan penghargaan Satya Lencana Karya Satya kepada pegawai Kejari Prabumulih, di aula Kejari Prabumulih, Kamis (22/07). Foto: prabu/palpos.id

Dalam Penanganan Pandemi Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional

PRABUMULIH, PALPOS.ID – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-61, Kejaksaan Negeri (Kejari) Prabumulih mengikuti upacara secara virtual yang digelar Kejaksaan Agung (Kejagung) dengan Inspektur upacara, Jaksa Agung (JA) RI, Dr ST Burhanuddin SH MH, Kamis (22/07).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Prabumulih, Topik Gunawan SH MH mengatakan, dalam amanatnya Jaksa Agung mengarahkan agar jajarannya mendukung kebijakan pemerintah dalam mengatasi pandemi covid-19 dan juga dalam pemulihan ekonomi nasional (PEN).

“Jaksa Agung (JA) mengatakan ikut prihatin atas kondisi pandemi covid-19, kedua mengarahkan kita ikut mensuport (mendukung) kebijakan pemerintah dalam mengatasi pandemi covid baik untuk pencegahan maupun pemulihan ekonomi nasional. Jadi kita diharapkan berkontribusi membantu pemerintah dalam penanganan covid 19,” ujar Topik Gunawan ketika diwawancarai usai mengikuti upacara HBA ke-61, di Aula Kejari Prabumulih.

Ditanya kontribusi apa yang dimaksud oleh JA, Topik menuturkan, kontribusi tersebut dapat berupa memberikan saran masukan kepada pemerintah terkait penerapan PPKM darurat.

“Dalam PPKM Darurat diterapkan sanksi-sanksi pidana bagi si pelanggar, dimana dalam pelaksanaan penerapan PPKM tersebut disamping kita memberikan hukuman yang tegas bagi si pelanggar namun juga dengan mengedepankan hati nurani. Jadi jangan samakan pelanggar PPKM dengan penjahat atau pelaku kriminal jadi lebih ditekankan hati nurani,” tuturnya.

Lebih lanjut Topik menuturkan, selain upacara secara virtual pada hari itu juga dilaksanakan pemberian Satya Lencana Karya Satya kepada Jaksa dan Pegawai Kejaksaan Negeri Prabumulih.

“Jadi untuk satya lencana merupakan penghargaan dari Presiden bagi PNS yang telah mengabdikan dirinya, baik untuk masa 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun. Kebetulan satker Kejari Prabumulih, kita mendapatkan ada 6 pegawai yang mendapatkan satya lencana 10 tahun sebanyak 5 orang dan satya lencana 30 tahun 1 orang,” bebernya.

Masih kata Topik, kriteria pemberian satya lencana tersebut diatur dalam peraturan pemerintah (PP). “Yang jelas selama masa tugas tersebut yang bersangkutan tidak pernah melakukan perbuatan tercela, salah satu kriterianya itu,” tuturnya.

Dikatakannya pula, dalam rangka memperingati HBA ke-61 pihaknya melaksanakan rangkaian kegiatan bhakti sosial berupa pembagian paket sembako bagi purna Adhyaksa dan warga terdampak pandemi covid serta panti asuhan.

“Dilaksanakan pula kegiatan donor darah dan memberikan bantuan motor kepada MUI serta pemotingan herwan kurban dan dagingnya dibagian kepada masyarakat. Semua kegiatan dilakukan dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat dan secara terbatas,” pungkasnya. (*)

Editor: Bambang Samudera