Idul Adha 1442H, BSI Salurkan Lebih Dari 3.000 Hewan Kurban

Kegiatan pemotongan hewan kurban secara virtual yang dilakukan BSI.

PALEMBANG, PALPOS.ID  Pada momen Idul Adha 1442 Hijriah, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyalurkan lebih dari 3.000 hewan kurban kepada mustahik dan mitra yang membutuhkan di sekitar kantor cabang yang tersebar di lebih dari 45 area di Indonesia.

Secara rinci, jumlah hewan kurban yang disalurkan BSI pada Idul Adha tahun ini yakni sebanyak 168 ekor sapi dan 3.138 ekor kambing. Adapun penerima hewan kurban dari BSI di antaranya lembaga pendidikan, mustahik yang sesuai asnaf, masjid, pondok pesantren dan para mitra yang membutuhkan.

Dedy Suryadi Dharmawan, mengatakan Hari Raya Idul Adha 1442H pada tahun ini merupakan tahun kedua Idul Adha di tengah situasi pandemi Covid-19. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini bertepatan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di berbagai wilayah di Indonesia.

“Namun hal ini tentunya tidak menyurutkan semangat dan antusiasme kita semua untuk berkurban, sebagai wujud syukur serta berbagi kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan bantuan dan uluran tangan kita,” ujar Dedy.

Dalam kesempatan tersebut, Dedy menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para mudhohi yang telah menyalurkan hewan kurbannya melalui Bank Syariah Indonesia dan Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat.

“BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia siap menjadi mitra bagi masyarakat dalam bertransaksi sesuai prinsip syariah sekaligus memberikan kebermanfaatan bagi umat,” tegasnya.

BSI menggandeng 19 Lembaga Amil Zakat termasuk Yayasan BSM Umat untuk program pembelian hewan kurban melalui digital platform BSI Mobile dan Hasanah Card. BSI juga mengalokasikan dana penyaluran hewan kurban mencapai Rp4,8 miliar.

Melalui aplikasi BSI Mobile, masyarakat dapat menentukan sendiri supplier dan jenis hewan kurban yang diinginkan. Selain melalui BSI Mobile, BSI juga memberikan kemudahan pembelian hewan kurban melalui produk BSI Hasanah Card. BSI Hasanah ard merupakan kartu pembiayaan berbasis syariah yang dapat digunakan untuk berbagai jenis transaksi, salah satunya untuk pembelian hewan kurban.

“Melalui program-program tersebut, BSI berfokus pada aspek efisiensi penyaluran, tepat sasaran dan sesuai protokol kesehatan serta aturan yang ditetapkan Pemerintah. BSI juga menyasar daerah- daerah terluar seperti Ambon, Pulau Rote dan Mamuju (Bima) mengingat akses dan kebutuhan masyarakat cukup tinggi,” tutur Dedy.

BSI bersama Yayasan BSMU juga menggelar program Qurban From Home untuk memberikan kemudahan bagi para mudhohi dalam menyalurkan hewan kurbannya secara online dan menyaksikan pemotongan hewan kurban secara daring melalui channel Youtube.

Di sisi lain, per Juli 2021 BSI juga  telah menyalurkan zakat perseroan kepada Badan Amil Zakat  Nasional (BAZNAS) senilai lebih dari Rp72 miliar melalui UPZ BSI.

Berbeda dengan badan hukum lainnya, BSI tidak hanya membayar pajak, tetapi juga zakat, yang semuanya dapat digunakan untuk kepentingan bangsa. Penyaluran zakat ini juga sebagai komitmen BSI membantu saudara-saudara di Tanah Air yang mengalami kesulitan di tengah pandemi Covid-19 dan dukungan dalam upaya mengentaskan kemiskinan secara menyeluruh. UPZ BSI nantinya juga akan mengumpulkan zakat dari karyawan dan nasabah untuk disalurkan ke BAZNAS. (*)