Tingkat Kesiapan Tidak Boleh Kurang, Siap Tampung yang Terpapar Gejala

Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni senantiasa mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu mematuhi Prokes Covid-19.

PAGARALAM, PALPOS.ID – Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni SH menekankan bahwa beban paling berat atau beban utama dari Covid-19 ini, diserahkan ke Rumah Sakit dan Puskesmas.

“Karena upaya kita untuk mengajak masyarakat ini cukup rumit sekali. Jadi saya misalkan kita harus mempersiapkan diri untuk menampung yang terpapar dengan gejala. Makanya saya bilang tingkat kesiapan bed, alat dan oksigen tidak boleh kurang,” tegas Wako Alpian, saat memimpin rapat terkait dengan penanganan Covid-19, baik yang telah diupayakan maupun penanganan Covid-19 kedepan di RSUD Besemah.

Diakui Alpian, karena situasi dan kondisi seperti sekarang ini tidak pernah tahu dan prediksipun selalu meleset. “Jadi kita harus mempersiapkan diri. Kesiapan Rumah Sakit sekarang sudah ada 28, yang aktif kita ada 150. Ini yang harus kita sama-sama pahami,” ucapnya.

Mengenai vaksinasi, sambung Wako Alpian, untuk di Pagaralam baru mencapai 7,6%, yang tidak bisa memaksimalkan target, misalkan target yang ingin dicapai 50%, karena masih sangat tergantung dari suplai vaksin itu sendiri.

“Inilah problem kita. Sekarang kita maksimalkan keberadaan Rumah Sakit maupun Puskesmas. Saya juga tidak mau melihat ada petugas tenaga kesehatan yang terpapar. Kita harus ada analisis dan juga membentengi diri kita dengan APD lengkap dan dengan standar pelayanan,” jelasnya.

Kewaspadaan, analisis dan standar pelayanan, jelas Wako Alpian, inilah yang harus dipakai. “Puskesmas sebagai garda terdepan harus dengan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19, karena Puskesmas menghadapi masyarakat ‘abai’ Prokes Covid-19. Beban dan risiko teman-teman di Puskesmas sangat besar. Standar-standar WHO dan Kementerian Kesehatan harus kita pergunakan,” tegasnya. (*)