33.078 KK Terima Bantuan PPKM dari Pemerintah

Bupati PWA memberikan bantuan beras kepada warga, Kamis (29/07). Foto: isro/palpos.id

INDRALAYA, PALPOS.ID – Pandemi virus corona di Indonesia akhir-akhir ini semakin menggila. Hal tersebut bukan saja mengancam keselamatan jiwa, namun sektor ekonomi masyarakatpun porak poranda, terutama masyarakat menengah ke bawah.

Sedikit meringankan beban masyarakat terdampak virus covid-19, pemerintah pusat melalui pemerintah provinsi dan kabupaten kota. Penyaluran bantuan berupa beras Bulog sebanyak 93 juta kilogram bagi setiap provinsi di 15 provinsi di Indonesia, yang dinyatakan sebagai wilayah yang menerapkan Perlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Untuk wilayah Kabupaten Ogan Ilir sendiri, dikatakan Bupati Panca Wijaya Akbar SH, terdapat 33.078 orang atau KK yang nantinya akan menerima bantuan tersebut.

“Bantuan berupa beras, untuk OI kita mendapatkan 330 ton yang nantinya akan dibagikan kepada 33.078 orang di setiap kecamatan dan desa. Setiap orangnya mendapatkan beras sebanyak 10 kilo gram beras,” ungkap Panca, membuka acara dan gunting vita “Launching Penyaluran Program Bantuan Beras PPKM 2021”, di Kantor Pemerintah Desa Tanjung Sejaro, Kecamatan Indralaya Induk, Kamis (29/07).

Adapun data penerima bantuan, kata dia, diambil berdasarkan data Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST) dan BST Keluarga Penerima Manfaat (BSTKPM).

Untuk itu, dirinya berpesan kepada camat dan kepala desa agar mengawal penyaluran bantuan tersebut, agar dapat tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar layak untuk menerimanya.

“Mati kita sama-sama kawal bantuan sosial ini agar benar-benar sampai kepada mereka yang layak menerimanya, jangan sampai ada pungli dan semacamnya dalam penyaluranya nanti. Kalau terdapat hal yang demikian silahkan laporkan ke kami. Saya selalu siap menerima laporan dan keritikan yang di sampaikan masyarkat,” terang Panca.

Sementara, Direktur Utama Dosni Roha (DNR) Corporation Jerry Tengker sebagai pengelola gudang stok beras bekerja sama dengan dinas sosial mengatakan, untuk Kabupaten OI sendiri bantuan serupa sudah kali kedua.

“Untuk OI ini adalah kali kedua penyaluran bantuan ini yakni di tahun 2020 dan sekarang 2021,” ungkapnya. Ditambahkanya, untuk bulan selanjutnya akan ada bantuan yang serupa  yakni Bantuan Pangan Non Tunai(BBNT) non PKH.

Kepala Desa Tanjung Sejaro Zulfikar mengatakan, warganya sangat senang dengan adanya bantuan berupa beras dari pemerintah pusat ini.

“Masyarakat Desa Tanjung Sejaro sangat senang dengan adanya bantuan beras dari program pemerintah pusat ini. Untuk disini yang penerima sesuai data PKM, PKH dan BST ada 79 orang menerimanya,” jelasnya. (*)

Editor: Bambang Samudera