Ketua DPRD Sumsel, Cek Penyekatan di Pintu Tol Kramasan

Ketua DPRD Provinsi Sumsel Hj.R.A.Anita Noeringhati, saat meninjau di Tol Kramasan. (Foto : Isro/Palpos.id)

INDRALAYA, PALPOS.ID – Ketua DPRD Provinsi Sumsel Hj.R.A.Anita Noeringhati, meninjau langsung penyekatan di pintu Tol Kramasan. Kedatangannya kesana adalah dalam rangka cek poin sejauh mana penyekatan dalam menunjang Perlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ditempat tersebut berlangsung.Kamis,(29/07/2021)

Mengingat Ogan Ilir merupakan Kabupaten yang wilayah nya dekat dengan Kota Palembang serta menjadi penyangga terhadap mobilitas kendaraan di pintu Tol Keramasan, untuk itu dikatakan Anita, penyekatan di Pintu Tol Keramasan sudah Seyogyananya diperketat agar mata rantai virus corona dapat terkendali.

Peninjau ini dilakukan, agar OI tidak termasuk zona merah yang pada akhirnya harus menerapkan PPKM sebagaimana di Kota Palembang yang menerapkan PPKM level 4.

“Kalau Palembang kan sekarang menerapkan PPKM lever 4 jadi jangan sampai OI yang wilayahnya menjadi penyangga mobilitas masyarakat harus menerapakan PPKM. Kalau tidak salah OI ini termasuk kedalam Zona Oranye ya,” terang Anita dilokasi penyekatan.

“Tadi itu saya lihat banyak kendaraan yang di putar balik karena tidak melengkapi surat seperti rapid tes, swab dan sebagainya itu di suruh putar balik, dan itu sangat tepat sekali,” tambahnya.

Diungkapkan Anita, bahwa dengan cara tersebutlah salah satu usaha kita untuk menekan dan memutus mata rantai virus yang sangat luar biasa. “Ini bukan tanggung jawab pemerintah, polisi dan TNI semata, namun juga tugas setiap masyarakat,” paparnya.

Kapolres OI AKBP Yusantyo Shandi melalui Kompol Rivow didampingi Kapolsek Pemulutan Iptu Iklil.A dan Ipda Zulkarnain membenarkan adanya kunjungan Ketua DPRD Provinsi Sumsel Hj.Anita di pintu tol Keramasan wilayah hukum polres Ogan Ilir.

Selain itu, kami laporkan kegiatan Pos PPKM Darurat di gerbang pintu tol Keramasan sebanyak 125 unit kendaraan barang yang diperiksa dan 3 unit bus serta 90 unit mobil penumpang yang melintas di tol Keramasan akan kami periksa. Sedangkan untuk kendaraan yang kita putar balik,

“Untuk kendaraan barang ada sebanyak 12 unit dan 1 unit kendaraan bus serta 1 unit mobil penumpang”ucapnya.

Rivow pun menghimbau bagi masyarakat pengguna jalan agar tetap mematuhi prokes dan selalu membawa dokumen lengkap, agar ditengah perjalanan tidak di putar balik oleh petugas. (*)