Main HP Saat di Atas Motor, Seorang Pelajar Kena Jambret

Tersangka Marwani alias Kung yang diamankan Polsek Tanjung Raja, Jumat (30/07). Foto: humas polsek tanjung raja

INDRALAYA, PALPOS.ID – Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Ogan Ilir (OI), kena jambret lantaran bermain Handphone ketika sedang mengendarai sepeda motor. Adalah Amelisa (13), warga Dusun I Rt 01 Desa Sungai Pinang Lagati Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten OI.

Kejadian tersebut terjadi Rabu (28/07), sekitar pukul 10.00 WIB. Ketika itu, korban bersama dengan temannya Riski Fadilah (16), sedang mengendarai sepeda motor dari arah Tanjung Raja menuju Desa Sungai Pinang.

Ditengah perjalanan tepatnya di depan Masjid Arahman Desa Sungai Pinang I, HP korban dijambret oleh pelaku. Terjadi tarik menarik antar korban dan pelaku, akan tetapi pelaku berhasil mengambil HP yang berada di tangan korban.

Beruntung pada saat kejadian, terdapat polisi yang sedang melaksanakan giat patroli hunting antisipasi 3C, melihat korban yang meminta pertolongan polisipun menanyakan apa yang sebenarnya terjadi.

Polisi yang mendapatkan keterangan korban, lantas melakukan pengejaran sesuai petunjuk yang diberikan korban bersama temannya.

“Korban dibuntuti oleh pelaku yang saat itu mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam. Pada saat korban melintas di TKP,  pelaku langsung memepet korban dari sebelah kanan dan langsung merampas HP korban,” terang Kapolsek Tanjung Raja, Iptu Joko Edy Santoso STK SIK, Jumat (30/07).

Ditambahkan Joko, pihaknya langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan pelaku yang diketahui identitasnya yakni Marwani alias Kung (29), warga Komplek Mandala Dusun III RT 05 Desa Permata Baru Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten OI.

“Kanit Reskrim Polsek Tanjung Raja Iptu Supriadi Garna SH MH bersama anggota langsung mengamankan pelaku, ketika melintas di Desa Sungai Pinang III, hingga akhirnya pelaku dan barang bukti berupa satu Unit Hendphone merk Xiaomi warna gold (milik korban), dan satu unit Sepeda motor Honda Beat warna hitam Nopol BG 2196 TT diamankan ke Polsek Tanjung Raja,” paparnya.

Pelaku sendiri dikatakan Joko akan diproses hukum  berdasarkan pasal 365 KUHPidana, Pencurian dengan kekerasan dengan ancaman maksimal sembilan tahun penjara. (*)

Editor: Bambang Samudera