Tjahjo: Pimpinan ASN Harus BerAKHLAK

Tangkapan layar pelantikan pegawai KPK menjadi ASN, Selasa (1/6). (Istimewa)

JAKARTA, PALPOS.ID – Menpan RB Tjahjo Kumolo meminta kepada pimpinan ASN untuk dapat menjadi teladan dalam penerapan nilai dasar atau core values BerAKHLAK. Nilai dasar yang baru saja diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo ini berlaku bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Indonesia.

“Dengan pimpinan menjadi teladan penerapan BerAKHLAK bagi ASN di instansinya, maka budaya kerja akan semakin kuat dan dapat membangun SDM ASN yang unggul,” jelas Tjahjo, Jumat (30/7).

Teladan oleh pimpinan ini dilakukan dengan menunjukkan dalam keseharian kerja dan berperilaku yang mencerminkan nilai BerAKHLAK. Dengan demikian, selain budaya kerja akan semakin kuat, produktivitas ASN juga akan semakin tinggi sehingga dapat memberikan kepuasan kepada masyarakat.

Tjahjo menyampaikan bahwa penetapan BerAKHLAK sebagai nilai dasar ini merupakan upaya untuk menyeragamkan nilai-nilai dasar ASN yang masih bervariasi di setiap instansi.

Dngan BerAKHLAK, maka setiap ASN memiliki nilai dasar yang sama sehingga memunculkan orientasi yang sama pula, yakni untuk melayani masyarakat, bangsa dan negara. Berbagai variasi nilai tersebut harus diintegrasikan dalam BerAKHLAK yang melengkapi detail panduan perilaku dari tujuh Nilai yang ada.

Nilai dasar BerAKHLAK kini menjadi pegangan seluruh ASN dalam bekerja dan berperilaku. Terdiri dari tujuh nilai, BerAKHLAK merupakan akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Dengan memegang teguh nilai-nilai BerAKHLAK, maka ASN dapat memahami kebutuhan masyarakat dan dapat memberikan pelayanan prima serta terbuka untuk melakukan perbaikan dalam pelayanan. (khf/fin)