Diteriaki Maling, Pelaku Jambret Babak Belur Dimasa

Pelaku saat diamankan di Mapolsek Baturaja Timur. (Foto : Istimewa)

BATURAJA, PALPOS.ID  – Nasib naas dialami Taufik (21) warga RS Cinta Karya Kapuran, Kelurahan Sekarjaya, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU. Niat hati ingin mendapatkan uang dengan cara mudah, pengangguran ini justru sekarang harus merasakan dinginnya dinding penjara di kantor polisi.

Ironisnya lagi, pelaku bahkan babak belur dihajar masa yang kesal atas ulahnya yang kepergok menjambret tas milik Suryana (53) warga RS Sriwijaya RT11, Kelurahan Sekarjaya, Kecamatan Baturaja Timur.

“Pelaku beraksi pada Kamis (29/07) sekitar pukul 10.00 WIB di jalan poros RS Sriwijaya, Kelurahan Sekarjaya,” ungkap Kapolres OKU, AKBP Arif Hidayat Ritonga, melalui Kasi Humas, AKP Mardi Nursal, Minggu (01/08).

Kasi Humas menjelaskan, saat itu korban sedang menunggu bentor di pinggir jalan. Lalu tiba-tiba datang pelaku yang mengemudikan sepeda motor Yamaha Fino. Tanpa basa-basi pelaku merampas tas yang dijinjing korban,” ungkapnya.

Melihat aksi pelaku, korban dengan spontan langsung berteriak maling, sehingga warga sekitar dengan sigap melakukan pengejaran terhadap tersangka.

“Pelaku sempat terjatuh dari motornya sebanyak dua kali, baru setelah itu berhasil diringkus warga. Kesal warga pun menghadiahi pelaku dengan bogem mentah,” kata Kasi Humas.

Setelah puas, warga langsung menyerahkan pelaku ke kantor polisi. “Selain pelaku, warga juga menyerahkan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Fino yang dipakai pelaku untuk beraksi, serta tas warna putih milik korban yang berhasil dijambret pelaku beserta isinya yaitu KTP dan uang tunai pecahan Rp100 ribu sebanyak 3 lembar, pecahan Rp50 ribu 1 lembar, pecahan Rp20 ribu 1 lembar dan pecahan Rp10 ribu 3 lembar,” tegas Kasi Humas.

Kasi Humas berharap, warga kedepan jangan lagi main hakim sendiri saat menangkap pelaku kejahatan. “Langsung serahkan saja ke polisi,” tandasnya. (*)