Hasil Musorkot Prabumulih Digugat

Ketua KONI Sumsel, H Hendri Zainuddin menerima berkas gugatan hasil Musorkot KONI Prabumulih, Sabtu (31/07/2021). (Foto : Prabu/Palpos.id)

PRABUMULIH, PALPOS.ID – Hasil Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Prabumulih yang menetapkan Beni Rizal SH MH sebagai ketua umum KONI periode 2021-2026, digugat oleh Jun Manurung CS.

Gugatan tersebut secara resmi diserahkan Juniper Manurung dan Arafik Zamhari SPdI serta didampingi Ketua IPSI Kota Prabumulih, Edy Rianto SH MH kepada Ketua Koni Provinsi Sumsel, H Hendri Zainudin SAg SH, Sabtu (31/07/2021).

Jun Manurung mengatakan, salah satu isi dari gugatan tersebut yaitu pembatalan putusan Musorkot KONI Prabumulih. “Surat gugatan pembatalan putusan Musorkot KONI Prabumulih kita serahkan ke KONI Sumsel, dan telah diterima secara langsung oleh Ketua Umum Bapak Hendri Zainudin,” ujar Jun Manurung kepada wartawan seusai penyerahan berkas gugatan.

Menurut Manurung, dalam berkas gugatan tersebut pihaknya juga menyerahkan bukti-bukti pelanggaran yang dilakukan oleh tim penjaringan hingga pelanggaran calon yang disahkan. “Dari awal kita katakan kalau yang kita perjuangkan ini undang-undang dan aturan,” tegasnya.

Dijelaskannya, dalam Undang-undang dan peraturan pemerintah sudah jelas pejabat struktural tidak boleh menjadi ketua KONI. Aturan tersebut, dimasukan tim penjaringan dalam persyaratan pendaftaran kalau pejabat struktural tidak bisa nyalon.

“Tapi kenyataannya, ketika ada pejabat struktural yang maju aturan dan persyaratan itu tidak diterapkan atau diberlakukan atau tim penjaringan tutup mata,” ucapnya.

Lebih lanjut Jun berharap, KONI Sumsel dalam bertindak adil dalam menyelsaikan persoalan tersebut.  “Kami berharap KONI Sumsel dapat bertindak adil untuk membatalkan hasil putusan Musorkot KONI Prabumulih 2021, demi masa depan keolahragaan Prabumulih tanpa intervensi dan bebas kepentingan Politik,” tegasnya.

Jun menilai, pelaksanaan Musorkot pada Rabu, 28 Juli 2021 lalu sarat dengan kecurangan dan tekanan politik. “Di dalam berkas juga kita lampirkan bukti-bukti pelanggaran yang dilakukan oleh tim penjaringan dan Pimpinan sidang,” tuturnya.

Masih kata Juniper Manurung, pihaknya juga akan menyerahkan berkas pengaduan pelanggaran UU dan Peraturan Pemerintah berkaitan Musorkot KONI Prabumulih ke Kementerian Dalam Negeri, Menpan RB, Komisi ASN, BAORI, KPK, DPR RI Hingga MK.

“Kita juga akan menyampaikan ini ke Komisi I DPRD Prabumulih, terlebih sebelumnya komisi I sudah pernah meminta Kadispora Joko Firdaus mundur dari ketua harian KONI Kota Prabumulih,” tukasnya.

Sementara, salah satu bakal calon, Arafik menambahkan, akan sangat menerima hasil musorkot kalau aturan yang sudah dibuat dipatuhi dan dijalankan untuk semua.

“Kita berdiri di atas aturan. Bagi saya bukan sebuh jabatan KONI ini, memajukan olahraga  itu adalah bersama. Tapi dengan menegakan sebuah aturan. Kalau aturan saja sudah pertama kali dilanggar, maka rentan melanggar  yang lain-lainnya,” ujar mantan atlet PON Hockey Sumatera Selatan ini.

Sementara itu, Ketua IPSI Kota Prabumulih, H Eddy Rianto SH MH mengaku sangat optimis kalau KONI Sumatera Selatan tidak bisa diintervensi. “Saya tahu betul, pak Hendri ini punya integritas,” kata anggota DPRD Sumsel periode 2014-2019 ini singkat.

Ketua umum KONI Sumsel Hendri Zainudin ketika dikonfirmasi, membenarkan telah menerima berkas gugatan penolakan putusan Musorkot KONI Prabumulih 2021. “Ya, 2 hari yang lalu ngajukan keberatan,” jawab Hendri Zainudin melalui pesan whatsapp, Minggu (01/08/2021).

Ditanya siapa yang mengajukan gugatan dan apa isi gugatannya, Hendri mengaku lupa siapa yang mengajukan gugatan tersebut. “Rombingan siapa, calon ketuanya yang juga wartawan… lupa bersama Edi riyanto,” jawabnya lagi.

Kemudian disinggung langkah apa yang akan dilakukan KONI Sumsel menyikapi gugatan tersebut, secara singkat HZ menuturkan pihaknya akan menggelar rapat. “Kita akan gelar rapat Selasa (03/08),” ucapnya sembari menuturkan belum bisa menjelaskan apa yang menjadi materi gugatan. (*)