Lima Binaan Pertamina Melaju Ketahap Verifikasi, Program Nasional Kampung Iklim

Salah satu binaan CSR Pertamina yang lolos Verifikasi Lapangan Penghargaan Program Kampung Iklim Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan 2021.

PALEMBANG, PALPOS.ID – Dalam rangka mendukung keberhasilan program pemerintah tentang Kampung Iklim yang merupakan gerakan nasional pengendalian perubahan iklim berbasis masyarakat, Kilang Pertamina Plaju antusias menggandeng Kecamatan Plaju dan masyarakat ring 1 untuk menciptakan Kampung. Dengan semangat ini, 5 dari 11 Binaan Kilang Pertamina Plaju berhasil melaju ke tahap berikutnya, yaitu verifikasi lapangan.

Program Kampung Iklim adalah Program Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Kegiatan ini memiliki upaya tahapan kegiatan yang berupa adaptasi, mitigasi, dan kelembagaan pada masyarakat.

Verifikasi lapangan ini berlangsung dari 26 Juli – 29 Juli 2021 dan berpusat di Aula Kecamatan Plaju, dihadiri oleh Camat Plaju Ahmad Furqon, Dinas Lingkungan Hidup Kota Palembang, Dinas Kominfo, Lurah Plaju Ulu, Lurah Talangputri, Perwakilan Masyarakat kandidat Proklim yang presentasi, dan Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Refinery Unit III Plaju.

Dalam kegiatan ini Camat Plaju, Agamd Furqon manyampaikan, semoga kegiatan presentasi dan verifikasi lapangan online Proklim ini berjalan lancar. Kegiatan yang sudah berjalan 2 tahun lebih ini pada masyarakat merupakan inisiatif yang tumbuh dari masyarakat sendiri.

“Tidak hanya sekedar mengejar penghargaan saja, kami melakukan ini memang demi kelestarian lingkungan yang nantinya untuk generasi masa depan. Tentunya dengan kontribusi dinas terkait, masyarakat, dan perusahaan ikut mendukung kegiatan ini. Mari bersama menjaga dan merawat kondisi lingkungan sekitar untuk menjadi lebih baik,” ujarnya.

Binaan Kilang Pertamina Plaju yang masuk dalam verifikasi online diantaranya, Kelurahan Talangbubuk sebagai kandidat Proklim lestari yang kemudian membina 10 kampung lainnya di wilayah Kecamatan Plaju. Untuk kandidat Proklim Utama yang melakukan verifikasi lapangan adalah RW 002, RW 008, RW 016 Kelurahan Plaju Ulu, dan RW 007 Kelurahan Talangputri.

Beberapa Program yang dilaksanakan dalam Proklim diantaranya, Proklim di Kelurahan Talangbubuk meliputi program pengembangan hidroponik dan BIKASEM (Budidaya Ikan dan Sayuran dalam Ember), TERALIS (Water Barrel Irrigation System), pembuatan rumah bibit, penggunaan energi terbarukan berupa solar cell, serta kreasi pengolahan limbah non B3 yang bernilai jual.

Kemudian, program kegiatan Proklim RW 002 Plaju Ulu meliputi inovasi MPASI, adanya IPAL untuk pengusaha tempe, revitalisasi saluran air, dan penggunaan food dehydrator dengan bantuan sinar matahari-lampu dalam pengeringan bahan dasar Pembuatan Teh Herbal dan MPASI. Program kegiatan Proklim RW 008 Plaju Ulu meliputi bantuan pengembangan rumah bibit.

Adapun program kegiatan Proklim RW 016 Plaju Ulu meliputi bantuan tanah pupuk Patraganik untuk pengembangan KWT Kembang Dadar, Program kegiatan Proklim RW 007 Talangputri memiliki kegiatan pemanfaatan eceng gondok sebagai briket dan pengembangan usaha hidroponik organik.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Refinery Unit (RU) III Plaju, Siti Rachmi Indahsari menyampaikan, pihaknya selaku perusahaan memberikan dukungan untuk dapat mendampingi masyarakat di wilayah Ring 1 khususnya pada Program CSR (Corporate Social Responsibilty) dalam kegiatan Proklim ini.

Dukungan dari perusahaan tentunya juga memberikan beberapa penunjang peningkatan kapasitas pada lokasi Proklim yang diajukan bersama DLHK Palembang. Serta beberapa kegiatan yang memang sudah berkaitan dan berlangsung dalam Binaan Program CSR Kilang Pertamina Plaju.

“Kegiatan ini berlangsung karena adanya kemauan dan antusias dari masyarakat, pemerintah dan dinas terkait yang mendukung. Kami selalu berharap, kehadiran Pertamina dapat memberikan manfaat dan keberkahan untuk kita semua,” tutup Rachmi.

Dukungan kegiatan Proklim ini merupakan kontribusi Kilang Pertamina Plaju dalam SDGs tujuan nomor 13, yaitu Penanganan Perubahan Iklim, dan ESG Environmental, Social and Governance). (*)