Polisi Ungkap Tersangka Baru Kasus Tewasnya Mahasiswa Unitas 2019 Silam

Salah Satu Pelaku Penganiayayan Terhadap Almarhum Akbar Ketika Diamankan Di Polres Ogan Ilir. (Foto : Isro/Palpos.id)

INDRALAYA, PALPOS.ID – Sat Res Polres Ogan Ilir berhasil mengungkap satu tersangka lagi dalam kasus tewasnya Muhammad Akbar, mahasiswa Universitas Taman Siswa (Unitas) saat mengikuti Pendidikan Dasar Resimen Mahasiswa (Diksar Menwa) di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Indralaya Utara, OI Sumatera Selatan (Sumsel) 2019 silam.

Dalam kasus tersebut Polda Sumsel menetapkan tiga tersangka yang merupakan panitia dalam kegiatan Pra Diksar tersebut, yakni, tersangka Riko Willyan Saputra, Khoirul Imami dan Ibnu Sina. Menurut Kapolda Sumsel Saat itu, Irjen Pol Firli Bahuri ketiganya terbukti secara bersama-sama telah melakukan tindak kekerasan kepada korban yang merupakan peserta Pra Diksar Menwa hingga menghilangkan nyawa korban.

Dari pengembangan kasus tersebut Team Macan Sat Reskrim Polres Ogan Ilir di Pimpin Kasat Reskrim AKP Shisca Agustina, SIK berhasil mengamankan seorang perempuan, Hulia Septari (22) warga Dusun II Desa Lais kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin, yang diduga ikut melakukan penganiyayaan kepada almarhum Akbar.

Dari keterangan Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhy SH melalui Kabag Humas Iptu Abdul Haris dalam press Rillis yang di bagikan kepada awak media menyatakan, tersangka di amankan berdasarkan barang bukti berupa hasil visum, hasil otopsi, satu lembar surat rekomendasi wakil rektor III Dr. Ir. Mukhtatudin Muchuri, MP, satu lembar surat Dansat satuan IV Universitas taman siswa  atas nama Agustinus perihal diikutsertakan dalam pradiksarmil, satu lembar surat yang di tanda tangani oleh komandan satuan VI universitas Muhammadiyah palembang atas nama Dendi Kusman perihal Rekomendasi kepada dansat Tamsis.

“Dari barang bukti tersebutlah Polres Ogan Ilir Mengamankan pelaku, yang diduga ikut dalam penganiayaan kepada korban almarhum Akbar. Terkait peran pastinya masih kita lakukan penyidikan,” ungkap Haris, Minggu, (1/08/2021).

Dikatakan Haris, tersangka sendiri di amankan pihak kepolisian pada Jum’at, 30 Juli 2021 sekitar pukul 21.00 WIB di kostan tersangka di Jalan Jaya Indah kecamatan Seberang ulu II, Kota Palembang.

“Tersangka saat ini sudah dibawa dan diamankan ke Polres Ogan Ilir untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” Terangnya.

Pengembangan dan penyelidikan terhadap kasus berdasarkan pasal 170 KUHPidana, diungpakan Haris pihaknya masih akan terus mendalaminya hingga semua pelaku dapat terungkap. (*)