Tak Diberi Uang, Iwan Tega Pukuli Ayah Kandungnya

Pelaku dan barang bukti saat diamankan di Mapolsek Peninjauan. (Foto : Istimewa)

BATURAJA, PALPOS.ID – Gara-gara tidak diberi uang,  Iwan Julianda (35) warga Desa Lubuk Rukam, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten OKU, tega menganiaya Ansori (58) yang merupakan ayah kandungnya sendiri.

Bahkan Iwan sampai mengalungkan pedang di leher sang ayah sembari mengancam dan mengeluarkan perkataan kasar.

Perbuatan tak terpuji itu dilakukan tersangka pada 15 Juli 2021 sekitar pukul 00.30 WIB, di dalam rumah Ansori di Desa Lubuk Rukam.

Kapolres OKU, AKBP Arif Hidayat Ritonga, melalui Kasi Humas, AKP Mardi Nursal, saat dikonfirmasi Minggu (01/08), menjelaskan, perbuatan kurang ajar itu dilakukan tersangka karena kesal permintaannya tidak dikabulkan korban.

“Selain menganiaya korban, pelaku juga sempat mengalungkan leher korban dengan pedang sembari melontarkan kata-kata cacian,” sesal Kasi Humas.

Tak hanya itu, Iwan juga sempat meludahi muka ayahnya kemudian langsung pergi. Mendapat perlakuan tersebut, Ansori kemudian melaporkan kejadian yang menimpa dirinya ke Polsek Peninjauan dengan nomor Polisi Nomor : LP. B / 14 / VII/ 2021/ SPKT / Polsek Peninjauan / Polres Ogan Komering ulu / Polda Sumatera Selatan, tanggal 17 Juli 2021.

“Setelah dilakukan penyelidikan akhirnya beberapa hari lalu pelaku berhasil kita ringkus di rumahnya tanpa melakukan perlawanan,” beber Kasi Humas.

Saat ini sambung Kasi Humas, tersangka sudah diamankan di Polsek Peninjauan untuk pemeriksaa lebih lanjut.

”Tersangka sudah diamankan beserta barang bukti sebilah pedang dan satu lembar hasil visum. Atas kasus ini tersangka kita jerat dengan pasal primer 44 UU no 23 Tahun 2004 subsider 351 KUHP,” tandasnya. (*)