Heboh, Puluhan Nasabah Asuransi BRI Life Tertipu

Pelaku Nurrahmah Fitri yang ditetapkan sebagai buronan. Foto: humas polsek tebing tinggi

EMPAT LAWANG, PALPOS.ID – Diduga mantan karyawati asuransi BRI Life Tebing Tinggi selundupkan uang asuransi nasabah hingga Rp1,2 Miliar.

Mantan karyawati asuransi BRI tersebut Nurrahmah Fitri alias Fitri (28), warga Kelurahan 32 Ilir Kecamatan Ilir Barat II Kota Palembang, yang juga tinggal di Perumnas Ajib Desa Mekar Jaya (3A) Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, ditetapkan sebagai buronan (DPO) Polsek Tebing Tinggi.

Diketahui sebanyak 76 orang yang menjadi korban penipuan itu dan diduga masih ada ratusan korban lainnya yang menjadi korban penipuan.

Sahlan (47), salahsatu korban meminta pihak BRI bertanggungjawab atas kejadian ini, karena kata Sahlan, transaksi pembayaran ansurasi BRI Life langsung di Kantor bank BRI dengan memotong langsung rekening tabungan.

“Karena uang kami langsung dipotong oleh pegawai BRI Life itu dari rekening, untuk biaya administrasi dan biaya asuransi BRI Life. Bukan saya yang langsung membayar ke pegawai BRI Life, tapi langsung dipotong dari rekening,” ungkapnya.

Dengan demikian, Sahlan berharap kepada pihak-pihak yang terkait terutama BRI, karena katanya dirinya mengenal pegawai BRI Life itu di Bank BRI waktu kredit uang.

“Kami mohon BRI bertanggungjawab atas nasabah ini, karena kami sebagai nasabah dirugikan. Saya dua asuransi itu sebesar 20 juta, yang sampai saat ini bukti polis belum juga kami terima. Namun, saat pegawai bri life datang ke rumah kami dan memberikan bukti polis ternyata polis itu palsu. Dan turun tim audit dari Jakarta mengatakan bahwa kami tidak terdaftar. Dan kami minta kepada tim audit itu untuk bertanggungjawab dan dikasih perjanjian perjanjian itu,” ujarnya.

Dan pada saat pemotongan di rekening untuk ansuransi bri life, dirinya tidak menerima bukti pembayaran dengan alasan menunggu polis sudah selesai.

“Kami tidak dikasih bukti pembayaran, sampai sekarang rata rata kami semua tidak memegang bukti pembayaran itu karena alasannya polis-nya belum jadi,” ucapnya.

Ditempat yang sama Ernawati (52), juga mengalami nasib serupa sebanyak 35 juta raib tertipu oleh eks pegawai ansuransi bri life. “Awalnya saya tahun 2015 itu ditawarkan oleh Fitri untuk ikut ansuransi bri life tapi saya tidak mau. Namun akhirnya saya terkena juga 2017 itu saya ikut Fitri. Tidak taunya uang itu tidak di setorkan oleh Fitri dimakannya. Saya sudah menyetorkan uang dengan fitri sebanyak 35 juta,” katanya.

Kapolres Empat Lawang AKBP Patria Yuda Rahadian SIK MIK, melalui Kapolsek Tebing Tinggi Kompol Asep Sumpena mengatakan tersangka Fitri saat ini masuk daftar pencarian orang (DPO) oleh pihak kepolisian karena diduga melakukan penipuan kepada nasabah asuransi bri life.

“Tersangka fitri saat ini sedang DPO pihak kepolisian dan tersangka dikenakan Pasal 76 undang undang no 40 tahun 2014 tentang peransuransian dengan acaman hukaman 5 tahun dan denda 5 miliar,” tukasnya. (*)

Editor: Bambang Samudera