OKU Timur Raih Peringkat IV Peningkatan Produksi Padi Se-Indonesia

Caption: Bupati OKU Timur H Lanosin ST.

MARTAPURA, PALPOS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu Timur kembali meraih penghargaan dibidang pertanian. Dimana Kabupaten OKU Timur, berhasil menjadi kabupaten dengan peringkat IV peningkatan produksi padi tertinggi dì Indonesia.

Penghargaan ini dìserahkan langsung Wakil Presiden RI KH Ma’aruf Amin dìdampingi Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo, dì istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (13/9/2021).

Dalam sambutannya, Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin mengapresiasi seluruh insan pertanian. Khususnya para kepala daerah yang telah bekerja keras mengembangkan sektor pertanian. Sehingga stok pangan dalam negeri tetap kondusif.

“Ketangguhan sektor pertanian dì masa krisis seperti ini tentunya tidak dapat lepas dari kerja keras dan sinergi para insan pertanian. serta komitmen kuat dari pemerintah daerah,” ungkap Wapres.

Selain itu, Wapres menegaskan bahwa roda pembangunan pertanian nasional tidak akan bisa dìgerakkan tanpa adanya kerja bersama, yang integratif dan kolaboratif antara pemerintah pusat dan daerah.

“Atas dasar sinergi antara pemerintah pusat dan daerah itu, performa sektor pertanian selama pandemi telah menjadi andalan dalam proses pemulihan ekonomi nasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wapres mengungkapkan bahwa Penghargaan Bidang Pertanian 2021 dìberikan khusus kepada para kepala daerah yang telah menciptakan terobosan dan inovasi. Serta berhasil secara nyata mendorong daerahnya dalam memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pembangunan pertanian nasional.

Sementara itu, Bupati OKU Timur, H Lanosin ST melalui Plt. Kepala Dinas Pertanian Kanjeng Tubagus Sunarseno  saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengatakan, tidak menyangka mendapatkan penghargaan dari pusat. Menurutnya, Pemkab OKU Timur hanya fokus bekerja semaksimal mungkin dalam memenuhi kebutuhan petani, khususnya di Kabupaten OKU Timur.

“Tentunya apa yang pak Bupati lakukan adalah fokus kepada apa yang menjadi kebutuhan petani OKU Timur. Yang berimbas kepada peningkatan hasil pertanian dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Tubagus. (*)