Dinas PUPR Klaim Banjir Lebih Cepat Surut

Petugas sedang melakukan kegiatan untuk mengatasi banjir di Palembang, Senin (13/09). Foto: humas pupr palembang

PALEMBANG, PALPOS.ID – Hujan deras yang melanda kota Palembang pada Senin (13/9/2021) sejak sore hingga malam menyebabkan genangan banjir dimana-mana.

Kepala Dinas PUPR Kota Palembang, Ahmad Bastari Yusak mengatakan, saat ini pembangunan kota Palembang sangat pesat. Ada yang  mau buka usaha, perumahan.

“Nah adanya pembangunan ini mempengaruhi drainase yang ada di kota Palembang ketika hujan. saat ini kami tengah melakukan pembenahan infrastruktur pengendalian banjir di kota Palembang,”  ujarnya, Selasa (14/09).

Bastari mengakui, pompa pengendali banjir yang ada sekarang ini masih kurang. “Di radial itu ada pompa dengan kapasitas 1000 liter per detik sedangkan kebutuhan dengan perkembangan kota Palembamg saat ini 3000 liter per detik,” ungkap dia.

Rencananya, lanjut dia pihaknya akan menambah pompa lagi di Sungai Baung di Kapten Rivai yang sedang diusulkan dan dianggarkan. “Kolam retensi juga akan kita masih kurang, kita terkendala lahan yang sulit dicari,” ujarnya.

Selain itu, pelebaran dan normalisasi saluran juga tengah dilakukan. “Namun saat hujan kemarin semua sudah dibawah 6 jam hanya satu titik saja sampai 6 jam yakni simpang polda saja yang lainnya dibawah 6 jam,” jelas dia.

Dan juga ada beberapa titik baru genangan seperti di perumahan gandus itu juga sudah langsung ditinjau. Kata dia, memang curah hujan ini datangnya lebih cepat satu bulan yang seharusnya pada bulan Oktober baru mulai.

“Awal September ini kita sudah masuk musim hujan karena itu kita juga terus menghimbau agar masyarakat jangan buang sampah sembarang sehingga air tidak membludak ke jalanan,” ungkap dia.

Sementara itu, Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan curah hujan yang cukup tinggi tak sebanding dengan volume drainase tak sebanding debit air.

“Apalagi pompanisasi di Sungai Bendung juga sedang dilakukan normalisasi tapi itu bukan alasan. Yang jelas kita terus berupaya untuk meminimalisir agar tidak terjadi genangan air dimana,” jelas dia. Kata dia, rencana penambahan pompa juga akan dilakukan seperti di sungai buah. (*)

Editor: Bambang Samudera