Lima Bulan Buron, Begal di BKB Diringkus Saat Pulang ke Rumah

Mgs Faturrahman pelaku begal di kawasan BKB yang sempat buron selama lima bulan saat diamankan di Mapolrestabes Palembang.

PALEMBANG, PALPOS.ID – Setelah lima bulan buron, Mgs Muhammad Faturrahman (20), salah satu pelaku begal terhadap pelajar inisial MH, di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) akhirnya berhasil diringkus polisi.

Pengangguran ini ditangkap Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang, saat pulang ke rumahnya di Jalan Ki Gede Ing Suro, Lorong Tangga Tanah Darat, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II Palembang, Selasa (14/9) sekitar pukul 04.10 WIB.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita 1 unit ponsel berikut kotak, dan satu dompet berisi kartu ATM atas nama Alfriyana Subakja.

“Benar, hari ini anggota Ranmor berhasil menangkap buronan kasus begal di pelataran BKB. Kejadiannya, Minggu 18 April 2021 lalu, sekitar pukul 06.15 WIB,” kata Kasatreskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi, di ruang kerjanya, Selasa (14/9).

Saat itu, jelas Tri, korban dan temannya hendak pulang dengan mengendarai sepeda motor usai nongkrong di TKP. Namun, tiba-tiba dihadang dan langsung dipukul oleh pelaku hingga korban dan temannya terjatuh.

“Lalu salah satu pelaku, Amirul Maulana (berkas telah inkrah) mengeluarkan celurit  dan mengancam korban. Kemudian pelaku lainnya mengambil ponsel milik korban dan dompet teman korban,” terang kasatreskrim.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka lecet dan berdarah  pada bagian hidung. Sepeda motor mengalami kerusakan, kehilangan satu ponsel serta satu dompet berisi SIM C, KTP, ATM atas nama Alfriyana Subakja, dan bukti pembayaran kuliah.

“Pelaku kita jerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. Ancamannya, pidana penjara paling lama 12 tahun,” pungkas Tri.

Sementara, tersangka Faturrahman mengakui jika dirinya bersama Amirul Maulana telah membegal korban.

“Iyo pak, aku samo Mirul yang begal duo budak itu (korban) di BKB waktu itu,” katanya singkat. (*)