47 Keluarga Tahanan Polres Diberikan Bantuan Beras

Kapolres Empat Lawang, AKBP Patria Yuda Rahadian menyerahkan bantuan beras kepada keluarga tahanan, Selasa (21/9/2021).

EMPAT LAWANG, PALPOS.ID – Sebanyak 47 keluarga tahanan Polres Empat Lawang, mendapatkan bantuan sembako dari Kapolres Empat Lawang, Selasa (21/9/2021).

Sembako berupa 10 kg beras tersebut, diserahkan langsung oleh Kapolres Empat Lawang, AKBP Patri Yudha SIK MIK.

“Dalam rangka mendukung program bantuan sosial kepada masyarakat di wilayah Polres Empat Lawang, telah dilaksanakan kegiatan penyaluran bantuan sosial berupa paket sembako kepada keluarga tahanan. Total ada 25 paket sembako,” Kata AKBP Patria Yuda Rahadian, S.IK.,M.IK Kapolres Empat Lawang.

Dikatakannya, bantuan tersebut sebagai bentuk perhatian sekaligus meringankan beban keluarga tahanan ditengah pandemi virus Corona. “Harapan kita tentunya dapat membantu keluarga tahanan,” imbuhnya.

Orang nomor satu di jajaran Polres Empat Lawang ini Juga menjelaskan, bahwa salah satu tugas pokok Polri adalah penegakan hukum terhadap berbagai jenis kejahatan seperti kejahatan jalanan, kejahatan ekonomi, maupun berbagai bentuk kejahatan-kejahatan lainnya.

Penegakan hukum tersebut, tentunya menimbulkan dampak sosial yang cukup berarti. Kondisi tersebut berdampak pada nasib keluarga, baik istri dan anak dari tahanan tersebut sebab keluarga tahanan tetap harus melanjutkan perjuangan hidup ditengah Pandemi virus Corona yang membuat perjuangan hidup keluarga tahanan semakin berat.

“Meskipun tentu tidak dapat mencukupi kebutuhan hidup keluarga yang ditinggalkan para tahanan Kapolres Empat Lawang ingin bersilaturahmi serta mengangkat nilai-nilai kemanusiaan dan menaruh empati yang besar kepada keluarga para tahanan,” ungkapnya.

Kapolres menambahkan, keluarga tidak perlu khawatir dengan proses penegakan hukum yang dijalani para tahanan karena Polres Empat Lawang berupaya maksimal untuk melaksanakan tugas secara profesional dan prosedural.

“Semoga masalah hukum yang dihadapi para tahanan dapat segera selesai dan kemudian dapat berkumpul lagi ditengah keluarga dan masyarakat,” tandasnya. (*)