Fiorentina vs Inter Milan: Ujian Tim Papan Atas

Simone Inzaghi. (Football Italia)

FLORENCE, PALPOS.ID – Inter Milan punya rekor bagus menghadapi Fiorentina. Akan tetapi, sejarah jempolan itu harus mereka kesampingkan saat kembali mengunjungi Stadion Artemio Franchi di giornata kelima Serie A, dini hari nanti.

Sejak November 2016, Inter memang terlihat sangat superior atas La Viola. Dalam sepuluh pertemuan di Serie A, mereka mampu menang lima kali dan hanya kalah sekali. Satu-satunya kekalahan Inter terjadi 2017 silam ketika mereka takluk 4-5 di Florence.

Musim lalu, Inter bahkan mengalahkan La Viola dalam tiga duel. Selain menyapu bersih dua pertemuan di Serie A, Nerazzurri, julukan Inter juga menyingkirkan sang rival di babak 16 besar Coppa Italia.

Namun, musim ini, Fiorentina mungkin akan menjadi ujian yang jauh lebih sulit di bawah manajemen baru. Bersama pelatih, Vincenzo Italiano, La Viola saat ini bertengger di papan atas dengan tiga kemenangan beruntun.

Italiano juga sudah menegaskan timnya akan berusaha melanjutkan performa bagus mereka. “Kami harus terus seperti ini, karena kami tidak boleh kehilangan fokus dan dedikasi yang kami miliki selama ini,” tegas Italiano kepada DAZN dikutip dari Football Italia.

Ini adalah awal terbaik Serie A bagi La Viola sejak 2005-06, ketika mereka finis di urutan kelima dengan juga mengumpulkan sembilan poin dari empat laga pembukaan. Ini tak lepas dari permainan menyerang mereka. “Kami bekerja untuk memiliki lebih banyak peluang mencetak gol daripada lawan,” jelasnya.

Riccardo Saponara kembali menjadi aktor utama di balik kemenangan Fiorentina atas Genoa akhir pekan lalu. Masuk sebagai pemain pengganti, ia mencetak gol dan memberikan assist untuk Giacomo Bonaventura.

Untuk laga kontra Inter, sang pelatih sepertinya akan kembali mengandalkan Riccardo dan Bonaventura. “Saya senang untuk Ricky, karena dia hampir mencetak gol untuk beberapa pertandingan sekarang,” ujarnya.

Di kubu Inter, kemenangan 6-1 atas Bologna sudah cukup untuk mengembalikan kepercayaan diri mereka setelah tengah pekan sebelumnya anak asuh Simone Inzaghi ditekuk Real Madrid di Liga Champions. “Para pemain mengambil pendekatan yang tepat sejak awal,” kata Inzaghi.

Menurut Inzaghi, penampilan anak asuhnya sangat bagus seperti halnya ketika kalah 0-1 dari Real. Hanya saja, keberuntungan tidak memihak mereka di Liga Champions. “Terkadang Anda perlu menganalisis permainan tanpa melihat hasilnya. Anda tidak boleh kalah setelah menciptakan banyak peluang,” jelasnya.

Denzel Dumfries yang menjadi penampil terbaik di laga sebelumnya menyebut kemenangan 6-1 atas Bologna menjadi spirit bagi mereka menyambut laga-laga berikutnya. “Kami melakukan pekerjaan yang sangat bagus sebagai sebuah tim,” ujar bek sayap asal Belanda itu.

Inzaghi kemungkinan akan membuat beberapa perubahan untuk derby Lombardy versus Atalanta, pekan depan. Dengan begitu, Hakan Calhanoglu kemungkinan besar akan kembali masuk sebagai starter. Demikian juga dengan Edin Dzeko yang sebelumnya mencetak dua gol sebagai pemain pengganti.

Ivan Perisic akan bersaing dengan Federico Dimarco untuk mendapatkan tempat di sebelah kiri dalam formasi 3-5-2 andalan Inzaghi. Sedangkan Joaquin Correa yang mengalami memar di kakinya diperkirakan akan absen.

Tuan rumah sementara itu dipastikan masih belum bisa diperkuat Lorenzo Venuti. Makanya, Alvaro Odriozola diprediksi akan tetap mengisi pos bek kanan La Viola. Gaetano Castrovilli yang dilarikan ke rumah sakit setelah laga kontra Genoa juga akan absen sehingga Sofyan Amrabat, Lucas Torreira, dan Bonaventua akan mengisi lini tengah Fiorentina. (amr/fajar)