Karateka Putri SDN 39 Prabumulih Wakili Sumsel Ditingkat Nasional

Ajeng Shakira Rhamadani, siswi SDN 39 Prabumulih atlet karate yang akan mewakili Sumsel di ajang KOSN. (Foto : Prabu/Palpos.id)

PRABUMULIH, PALPOS.ID – Ajeng Shakira Rhamadani siswi SDN 39 Prabumulih menjadi satu-satunya siswa SD di Kota Prabumulih yang menjadi wakil Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam ajang Kompetisi Siswa Nasional (KOSN).

Siswi SDN 39 itu mewakili Sumsel ke tingkat nasional, cabang olahraga (cabor) karate nomor pertandingan kata perorangan putri. Ajeng melaju ke KOSN, setelah berhasil menjadi juara tingkat provinsi.

Kepala Sekolah SDN 39, Sumarni SPd ketika dikonfirmasi membenarkan, bahwa Ajeng Shakira Rhamadani merupakan salah satu siswi SD tempatnya memimpin. “Ajeng sekarang kelas enam,” ujarnya.

Terkait ditunjuknya ajeng menjadi wakil Sumsel ditingkat nasional, Sumarni berharap, sissinya itu dapat memberikan yang terbaik. “Tentu harapannya selalu yang terbaik, berhasil ke tingkat Provinsi melaju ke tingkat Nasional. Kami berdoa dan berharap, semoga Ajeng memberikan hasil yang terbaik dan mengharumkan nama sumsel pada umumnya dan Kota Prabumulih khususnya,” imbuhnya.

Didampingi Pembina Karate SDN 39 Dede Suhendra, Sumarni melanjutkan proses perekaman untuk pengiriman gambar tingkat nasional sudah dilakukan. “Sejak pendaftaran dibuka, kita langsung proses perekaman. Baik administrasi maupun proses penguploadan berjalan dengan lancar, videonya pun bisa diputar di website,” imbuhnya.

Dede Suhendra melanjutkan, berbeda dengan proses perekaman tingkat provinsi. Perekaman atau pengambilan video tingkat nasional dilakukan dengan lebih hati-hati.

“Kita tidak terburu-buru, sebelum perekaman siang harinya kita meminta tim pelatih untuk mengevaluasi kekurangan dan kelemahan dari gerakan Ajeng  dan alhamdulillah penampilan kali ini jauh lebih baik dari sebelumnya,” lanjutnya.

Sementara itu Annisa Oktariani, Pelatih karate Lembaga karate-do Indonesia (Lemkari) yang melatih Ajeng mengungkapkan persiapan KOSN sudah jauh hari dilakukan.

“Sebelum Corona sudah rutin latihan. Intinya ada atau tidaknya pertandingan, kita selalu tetap persiapan. Jadi walau ada kejuaraan mendadak kita selalu siap,” tukasnya.

Sementara itu Ajeng Shakira Ramadhani didampingi kedua orang tuanya, mengaku bersyukur bisa mewakili Kota Prabumulih. “Kepengennyo juara, biar bawa harum nama Prabumulih,” ucap siswi kelas VI ini. (*)