Viral Seorang Bocah Diculik, Ternyata Dijemput Tetangga

Bocah Yang Di Isukan Di Culik Saat Di Temui Di Kediamanya di Desa Serikembang III, Kecamatan Payaraman. (Foto : Isro/Palpos.id)

INDRALAYA, PALPOS.ID – Warga Kecamatan Payaraman Ogan Ilir dihebohkan dengan kabar penculikan terhadap seorang bocah bernama Arya (10), warga Desa Seri Kembang III.

Korban dikabarkan diculik saat dalam perjalanan pulang ke rumah usai pulang sekolah, Selasa (21/9/2021) sekitar pukul 10.15 WIB. Kabar penculikan tersebut, viral di sosial media tepatnya grup facebook.

Kabar tentang penculikan itu, diposting oleh akun Rama N Las digrup facebook Seri Kembang. Dalam postingannya Rama menuliskan “Berita sekalian informasi untuk hari ini…. hampir terjadi penculikan anak2 di wilaya seri kembang III anak yang baru pulang sekolah.. kejadian di perkira kan jam 11.15 dan mobil pelaku mobil pajero,” tulis pemilik akun Rama N Las.

Kabar tersebut tersebar dengan cepat di dunia maya, hal itu akhirnya membuat masyarakat menjadi resah.

Informasi yang dihimpun, Arya yang sedang berjalan kaki dari sekolah, tiba-tiba dihampiri oleh seorang pengendara mobil Mitsubishi Pajero warna hitam. Menurut seorang saksi mata, pengendara mobil tersebut langsung tancap gas saat didekati.

“Saya melambaikan tangan ke anak itu. Maksud saya tidak usah masuk mobil. Tiba-tiba  mobil itu langsung jalan ke arah Payaraman. Saya bilang ke orang lewat bawa motor, kejar saja mobil itu,” ujar Tasima  yang saat itu baru pulang dari kebun yang melihat gelagat seperti halnya penculikan dan langsung menghampiri mobil tersebut.

Sementara Arya diantar pulang menggunakan sepeda motor oleh warga yang mengiranya akan diculik.

Aparat penegak hukum setempat Polisi, bahkan mendatangi sekolah Arya di SDN 06 Payaraman untuk meminta keterangan guru dan saksi mata. Namun titik terang kabar aksi percobaan penculikan ini akhirnya diketahui polisi, setelah melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah saksi.

“Tidak benar (kabar aksi percobaan penculikan). Hoaks itu,” kata Kapolsek Tanjung Batu Iptu Wempy Manurung saat dihubungi via telepon.

Menurut Wempy, adalah seorang wanita mengendarai mobil Mitsubishi Pajero warna hitam, menghampiri Arya yang sedang berjalan kaki. Wanita yang diketahui merupakan warga Seri Kembang itu menawarkan tumpangan pada Arya untuk ikut pulang bersamanya.

“Jadi kebetulan itu warga setempat mengajak anak pulang bareng karena sama-sama satu arah,” ujar Wempy.

Setelah kabar ini mencuat di medsos, wanita tersebut lalu menghubungi polisi untuk menjelaskan fakta sebenarnya.

“Warga itu sudah menghubungi anggota kami. Itu bukan percobaan penculikan, itu ibu-ibu (pengendara Pajero) bilang ke anggota saya, ‘Pak itu mobil saya. Saya ngajak (pulang bareng)’,” ungkap Wempy menirukan perkataan wanita pengendara mobil tersebut.

“Anggota saya langsung lapor ke saya bahwa kabar itu hoaks. Dia (pengendara mobil) mau ajak anak itu pulang bareng karena deketan rumah. Bukannya menculik,” tegas Wempy.

Mengenai dugaan si pengendara kabur saat ditegur oleh saksi mata, Wempy menegaskan bahwa hal itu belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Kadang-kadang orang hanya bisa ngomong katanya, katanya. Anggota saya juga sudah mengecek langsung ke rumah anak itu dan anaknya ada. Bukan diculik, bukan juga percobaan penculikan,” tandasnya.

Pernyataan Wempy ini pun dipertegas oleh Kepala SDN 06 Payaraman, Des Alkafi saat mendampingi wartawan menggali informasi tersebut.

Des yang mendapat informasi dari polisi mengenai ciri-ciri wanita dan mobil yang dikendarainya, lalu menghubungi seseorang.

“Barusan saya telepon, ternyata perempuan itu adik ipar saya. Dia katanya memang mau ngajak Arya pulang,” kata Des. (*)