Anggaran Pelatihan Kerja Minim, Komisi V Usulkan Penambahan

Mgs Syaiful Padli, Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel. foto: popa/palpos.id

PALEMBANG, PALPOS.ID – Komisi V DPRD Sumel meminta pemerintah provinsi menambah alokasi anggaran untuk Dinas Tenaga Kerja, khususnya Program Pelatihan Tenaga Kerja. Hal ini diperlukan untuk membantu mengurangi angka kemiskinan di Sumsel.

Demikian dikatakan Mgs H Syaiful Fadli, Minggu (10/10). Menurutnya, sejak pandemi melanda, kondisi perekonomian masyarakat terus menurun, banyak warga yang kehilangan pekerjaan, sehingga menimbulkan Kelompok Miskin Baru di Provinsi Sumatera Selatan.

Oleh sebab itu, Komisi V DPRD Sumsel berharap pemerintah provinsi dapat memaksimalkan anggaran yang ada, untuk memulihkan kembali perekonomian masyarakat. Salah satunya dengan memberikan pelatihan wira usaha kepada masyarakat.

“Sayangnya, saat ini Program Pelatihan Tenaga Kerja oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Selatan anggarannya terlalu minim. Sehingga tidak bisa berperan bnyak dalam menanggulangi masalah perekonomian masyarakat. Dalam anggaran kedepan, kami harap untuk lebih ditingkatkan lagi, apa lagi di Pandemi Covid-19 seperti sekarang ini,” katanya. (*)