Luis Enrique Sedih, Tim Matador Gagal Juara

Luis Enrique, pelatih timnas Spanyol. (Foto dari Sports Finding)

MILAN, PALPOS.ID – Pelatih Spanyol, Luis Enrique mengaku sedih dengan kegagalan timnya menjadi kampiun UEFA Nations League. Bagi sang pelatih, anak asuhnya sudah tampil luar biasa untuk memenangi gelar ini.

“Terlepas dari siapa yang kami lawan, atau dalam situasi apa, kami selalu mencoba bermain dengan cara kami – dengan keberanian, menyerang dengan ambisi. Jadi malam ini bukan tentang rasa sakit karena kekalahan, ini juga tentang sedikit kesedihan karena kami berkompetisi dengan sangat baik,” keluhnya di UEFA.com.

Sang pelatih menjelaskan, “Beberapa menit pertama merugikan kami. Prancis menekan kami dengan sangat baik. Kemudian di paruh kedua kami memiliki hal-hal yang relatif terkendali. Ketidakadilan sepak bola adalah bahwa kami memiliki kesempatan untuk menjatuhkan Prancis ketika kami unggul 1-0 tetapi Karim Benzema melakukan sesuatu yang luar biasa.”

Mikel Oyarzabal sempat membuat Spanyol memimpin di menit ke-64. Namun, keunggulan itu hanya bertahan 107 detik setelah Karim Benzema mampu menyamakan kedudukan berkat assist Kylian Mbappe yang kemudian menentukan kemenangan Les Bleus di menit ke-80.

“Kami tidak hanya mengalahkan juara Eropa, kami juga berhadapan dengan juara dunia. Kami seharusnya melindungi keunggulan kami lebih lama – kami baru saja selesai merayakannya sebelum mereka mencetak gol hebat untuk menjadikannya 1-1,” keluhnya di UEFA.com.

Luis Enrique juga mengaku sedih tidak bisa membuat fans Tim Matador merayakan gelar. “Saya hanya berharap kami dapat memberikan kepada para penggemar, yang luar biasa, sesuatu untuk benar-benar dirayakan malam ini,” ujarnya. (amr/fajar)