BPK RI Temukan 373 Penerima Bansos di OKU NIK Ganda

Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinsos OKU, Kholik. (Foto : Eko/Palpos.id)

BATURAJA, PALPOS.ID – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menemukan sebanyak 373 penerima bantuan sosial di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) ganda.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Ogan Komering Ulu (OKU), Kholik saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (12/10).

Dia menjelaskan, ratusan NIK ganda itu terdapat pada penyaluran bantuan sosial dalam bentuk uang yang disalurkan Dinas Sosial Kabupaten OKU ditahun 2020 dengan nilai anggaran sebesar Rp8 miliar.

Dia menjelaskan, pada penyaluran bantuan sosial kepada 20 ribu masyarakat OKU yang terdampak COVID-19 dengan nilai bantuan sebesar Rp400 ribu/orang, terdapat 373 penerima dengan NIK ganda.

Uji petik yang dilakukan BPK kepada warga penerima bantuan yang terindikasi memiliki NIK ganda menunjukkan bahwa terdapat 10 warga pindah domisili namun belum mengurus pergantian KK sehingga masih terdaftar di domisili yang lama.

Terkait hal itu, Kholik mengklaim pihaknya telah menindaklanjuti hasil temuan tersebut sesuai dengan rekomendasi dari BPK RI.

Sesuai aturan, kata dia, bantuan tersebut telah disalurkan pihaknya kepada masyarakat sesuai dengan NIK yang tertera di Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik masing-masing warga.

“Jadi kalau ganda cuma satu yang dibagikan, satunya tidak. Itu solusi yang dilakukan. Sementara kelebihan anggaran telah dikembalikan ke kas daerah,” ujarnya. (*)