Diduga Selingkuh, Ketua Bawaslu dan ASN Pemkot Makassar Dilapor ke Polisi

Tiga orang dimintai keterangan terkait dugaan perselingkuhan Ketua Bawaslu Makassar. Foto: fajar.co.id

MAKASSAR, PALPOS.ID – Kasus dugaan perselingkuhan yang dilaporkan oleh lelaki berinisial S terhadap istrinya, AP dengan pria inisial N yang diketahui merupakan Ketua Bawaslu Makassar, masih ditangani penyidik Polrestabes Makassar.

Kanit Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar, AKP Rivai, mengatakan, sudah ada tiga orang yang diperiksa dalam kasus ini.

“Tiga orang saksi itu termasuk pelapor (NU), temannya suaminya dan temannya istri pelapor,” katanya, Senin (11/10).

Ketiga diperiksa di Mapolrestabes Makassar pada siang hingga sore hari tadi. Selesai diperiksa, tiga orang tersebut langsung pergi tanpa sepatah kata dari awak media.

Ketiganya pergi meninggalkan Mapolrestabes Makassar melalui ruang piket Reskrim Polrestabes Makassar lantai 2. Kemudian mereka turun ke lantai satu dan berjalan menuju pintu gerbang Polrestabes Makassar.

Terkait hasil pemeriksaan tiga orang itu, lanjut AKP Rivai, pihaknya belum bisa menjelaskan detail. Polisi masih melakukan penyelidikan.

“Karena pelaporan ini masih bersifat tahap penyelidikan. Jadi kita belum melakukan peningkatan sidik karena kita memaksimalkan penyelidikan. Aduannya Pasal 284 KUHP terkait perbuatannya itu, yang dilaporkan N. Tapi kita belum bisa kita buka,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, Polrestabes Makassar telah menerima laporan polisi soal kasus dugaan perzinahan yang dilakukan oleh dua orang, berjenis kelamin perempuan berinisial AP dan lelaki NU.

Dua orang ini dilaporkan ke polisi oleh seorang lelaki berinisial SU. Informasi yang dihimpun, SU curiga dengan gerak-gerik istrinya, AP hingga mendapati istrinya itu berduaan dengan lelaki NU di wilayah Makassar.

Kemudian pada akhirnya, SU pun geram hingga melaporkan AP dan NU ke polisi.

AKP Muh Rivai melanjutkan, kasus ini masih tahap penyelidikan dan memeriksa beberapa saksi atas laporan ini.

“Dugaan (laporan) ini Pasal 284 KUHP perzinahan terkait perbuatan istrinya itu (AP). Ini sementara kami belum bisa buka (jabatan dan asal usul terlapor serta pelapor). Kita masih penyelidikan,” tambahnya.

Saat ini, tidak ada penahanan dalam kasus ini. Pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Kendati demikian, mereka yang diperiksa telah memberikan keterangan ke penyidik.

“Katanya (hasil pemeriksaan sementara) hanya sebagai teman,” pungkas Rivai di ruang kerjanya. (Ishak/fajar)