Warga Pagaralam Masih ‘Berburu’ Gas Elpiji 3Kg

warga Pagaralam tengah antri gas 3 kg, Rabu (13/10).

PAGARALAM, PALPOS.ID – Kesulitan dalam mendapatkan gas elpiji 3kg, hingga kini masih terus dialami masyarakat Pagaralam. Kendati, Pemerintah Kota Pagaralam melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi dan UKM Kota Pagaralam sudah beberapa kali mengerahkan agen elpiji untuk melakukan Operasi Pasar di sejumlah titik.

Kadisperindagkop dan UKM Kota Pagaralam, Dawam SH MH melalui Kasi Pelindungan Konsumen, Weli Harianto SE MM menuturkan, jika mengatasi kelangkaan ini sudah duakali dilakukan Operasi Pasar.

“Tanggal 5 Oktober lalu sebanyak 4 truck dengan total 2.440 tabung yang masuk Pagaralam disebar ke beberapa titik lokasi seperti Alun-alun Utara, Lapangan Bola Alun-Alun Selatan, Kawasan Depan Bioskop Lama dan Simpang Manna,” ujarnya.

Kemudian, beberapa hari berikutnya pada tanggal 9 Oktober Operasi Pasar kembali dilakukan. Enam truk bermuatan total 3.360 tabung disebar ke lima kecamatan.

“Akan tetapi pada kenyataannya, masih ada yang mengaku kesulitan mencari gas tersebut di lapangan,” ungkapnya.

Menurut informasi dari sejumlah agen di Kota Pagaralam, bahwa Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPBE) Lahat sebelumnya mengalami kerusakan. Hal ini mengakibatkan harus mengambil ke Muara Enim. Kini sudah kembali normal, hanya saja karena masih baru, sehingga belum bisa stabil.

“Sehingga ini juga bisa jadi alasan, kenapa saat ini masih terjadi kesulitan di masyarakat, dan meskipun tidak signifikan antrean masih terjadi saat barang masuk ke Pagaralam,” jelasnya.

Dirinya tak menampik, pada operasi pasar yang sudah duakali dilakukan antrean panjang masih tetap terjadi, padahal, jika diperkirakan penggunaan Elpiji ini, tidak akan habis dalam hitungan 1-2 hari, jika pengguna itu adalah masyarakat yang benar-benar pengguna elpiji 3 Kg. (*)