Progres Pembangunan Jalan Tol Indraprabu Mencapai 57 Persen

Jalan Tol Indraprabu dari atas atau dipotret dari helicopter. Foto: humas PT HK Tol Indraprabu

Ditargetkan Akhir 2022 Sudah Dapat Beroperasi

INDRALAYA, PALPOS.ID – Pembangunan Jalan Tol Indralaya Prabumulih ditargetkan rampung pada pertengahan tahun 2022 mendatang. Saat ini progres pembangunan tol tersebut telah mencapai 57,491 persen dari sekejul awal 57,76 persen.

“Harapan kita proyek berjalan dengan lancar karna melihat secara teknis dilapangan  tidak ada kendala yang berarti sehingga kita harapkan dapat selesai sesuai target,”ungkap Sarjono, projek direkter PT Hutama Karya Tol Indraprabu, Kamis (14/10).

Dikatakan Sarjono, proyek tol yang melintasi lahan seluas 64,8 kilometer itu, tinggal 8 km lagi yang masih dalam tahap pembebasan lahan selebihnya sudah dalam tahap pengerjaan.

“Jadi kalau ditanya pengerjaanya sudah sampai mana itu kita belum bisa jawab ya, karna proses pengerjaanya itu dibagi jadi 6 zona. Mana lahan yang sudah selesai pembebasanya itu yang kita garap dulu,” terangnya.

Disinggung terkait permasalahan lahan milik Juanda yang berlokasi di Kelurahan Indralaya Mulya, Kecamatan Indralaya, Ogan Ilir, Sarjono menjelaskan itu bukanlah wewenang pihaknya, dirinyapun sangat mendorong pihak terkait agar secepatnya menyelesaikan permasalahan tersebut agar pengerjaan tol Indraprabu dapat selesai sesuai target.

‘’Yang masih belum terselesaikan. Target kita bulan Oktober- November selesai sehingga tidak jadi kendala lagi,” jelasnya.

Ditanya terkait permintaan pemkab OI dalam hal ini Bupati panca Untuk membuka pintu Exit Tol di Desa Talang Sleman beberapa waktu lalu, dingkapkan Sarjono itu juga bukan wewenangnya, melainkan wewenang PT HK pusat.

“Yang jelas dalam prosesnya pembangunan jalan tol ini sudah ada ketentuanya, jadi tidak bisa sembarangan kita setiap jalan tol bisa di buka exit, karna ini juga menyangkut masalah investasi, Jadi nanti keputusanya apa? wewenangnya di sana,” terangnya.

Akan tetapi dikataakan Sarjono, akan ada kajiaanya, dan persyaratanya apakah nanti dapat terlaksana atau tidak.

Bupati Panca pada Rabu (7/4) melakukan pertemuan dengan PT HK guna membahas ruas jalan tol Indralaya-Muara Enim, dimana saya memperjuangkan adanya pintu tol di Talang Sleman, Kecamatan Payaraman. Selain itu, Panca mengaku, membahas pilot project percepatan pembangunan Kota Indralaya yang akan menjadi kota penyangga Kota Palembang.

“Mudah-mudahan apa yang kita perjuangkan dapat terpenuhi, sehingga membawa dampak kemajuan untuk Ogan Ilir,” harapnya. (*)

Editor: Bambang Samudera