Angkat Bicara Masalah Sumur Ilegal Driling, Deru Harapkan Pertamina Beli Dengan Harga Wajar

Gubernur Sumsel, H Herman Deru SH MM.

# Disamakan Dengan yang Tergabung di SKK Migas

PALEMBANG, PALPOS.ID – Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru angkat bicara terkait terbakarnya sumur ilegal driling yang terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) pada beberapa hari yang lalu serta pembakaran pos jaga sumur ilegal driling yang terjadi pada, Selasa (19/10) sekitar pukul 21.45 WIB.

Menurut Deru, penyebab terjadinya pembakaran tersebut dikarenakan tidak adanya pasar yang menjanjikan. Untuk itu Deru berharap, Pertamina turun tangan membeli dengan harga yang wajar.

“Saya berharap Pertamina lah yang turun tangan, untuk membeli dengan harga wajar, dan disamakan dengan kontraktor yang tergabung di SKK Migas,” pinta Deru.

Persoalan sumur ilegal driling ini kata Deru, harus benar-benar diawasi. “Ini persoalan hulu dan hilir. Maka dua-duanya harus diawasi. Kalau mau kita stop, maka jangan pakai lagi kata tapi. Stop tidak boleh ilegal driling,” tegasnya.

Lanjutnya, keberadaan sumur ilegal driling ini juga harus  diidentifikasi, benarkah ini sumur tua. Karena kelompok sumur tua itu yang di BOR/driling dibawa tahun 1970. “Tapi kalau sumur tua, tau darimana ? sebab ini tidak ada bukti aktenya,” katanya.

Selain itu, ada persoalan baru lagi, yakni diteras-teras rumah saja sudah ditemukan sumur dengan alasan milik pribadi. “Tapi kalau pasarnya ditutup tidak bisa juga, maka kerjanya harus komperhensif atau tidak didelegasikan ke pemerintah, kalaupun bukan provinsi bisa pemerintah kabupaten/kota,” tutupnya. (*)