Diduga Konsleting Listrik, “Si Jago Merah” Hanguskan Satu Unit Rumah Papan di Sanga Desa

Rumah non permanen milik Bambang warga Desa Keban Kecamatan Sanga Desa rata dengan tanah dilalap si jago merah, Rabu (20/10).

# Tangan Pemilik Alami Luka Bakar

SEKAYU, PALPOS.ID – Kebakaran rumah kembali terjadi di Kabupaten Muba, kali ini giliran rumah milik  Bambang Hermanto (42), warga Desa Keban I Kecamatan Sanga Desa, ludes dilalap si jago merah (terbakar), Rabu (20/10) sekitar pukul 11.00 WIB.

Selain meludeskan rumah korban, kobaran api sempat menyambar Krisnawati (42), isteri Bambang. Akibatnya, isteri Bambang terpaksa dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami luka bakar pada bagian tangan kanan dan kiri.

Informasi dihimpun, warga Trans TSM Dusun IV Desa Keban I Kecamatan Sanga Desa mendadak heboh. Pasalnya, sebuah rumah non permanen alias rumah papan rata dengan tanah karena terbakar.

Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut, namun kuat dugaan api berasal dari konsleting arus listrik.

Saat peristiwa kebakaran terjadi, Krisnawati isteri Bambang yang sedang berada di dalam rumah berusaha menyelamatkan barang berharga. Apesnya, tangan Krisnawati justru tersambar kobaran api. Beruntung saat itu, korban berhasil menyelamatkan diri.

Akibar peristiwa kebakaran itu, korban mengalami kerugian ratusan juta rupiah. Sejumlah barang berharga berupa uang tunai Rp 3 juta, perhiasan emas sebanyak 3 suku, serta satu unit sepeda motor merk Honda Supra Fit ludes terbakar.

Pj Kepala Desa Keban I M Alen, SIP melalui Sekdes Rangga membenarkan kejadian kebakaran yang terjadi di wilayah  desanya.

“Kejadiannya sekitar pukul 11.00 WIB dan terbilang cukup cepat. Sehingga saat kami tiba disana api sudah sangat besar dan telah menghanguskan hampir seluruh bagian rumah. Saat kebakaran terjadi hanya ada satu orang di rumah yakni Krisnawati, mungkin karena ingin menyelamatkan barang-barang atau apa sehingga mengalami luka bakar,” ungkapnya.

Lebih lanjut Rangga menuturkan, saat ini Bambang beserta istri dan dua orang anaknya sudah dievakuasi ke rumah tetangga terdekat.

“Posisi korban sekeluarga saat ini sedang mengungsi di rumah tetangga. Kami dari pihak desa sendiri sudah melaporkan kejadian ini kepada pak Camat. Harapan kami kepada pihak terkait agar bisa secepatnya turun tangan guna memberikan bantuan kepada keluarga korban,” pungkasnya. (*)

Editor : Prabu Agustiawan