Ribuan Rumah di Dua Kecamatan Terendam Banjir

Suasana banjir yang melanda rumah warga di Kecamatan Karang Dapo, Rabu (20/10).

MURATARA, PALPOS.ID – Hujan deras yang menguyuri wilayah Kabupaten Muratara dalam satu pekan terakhir, membuat debit air di Sungai Rupit dan Sungai Rawas meningkat dan meluap.

Akibatnya, ribuan rumah warga di dua Kecamatan terendam banjir yakni Kecamatan Karang Dapo dan Kecamatan Rawas Ilir. Bukan hanya pemukiman warga saja yang terendam bajir begitu juga dengan akses jalan.

Ketinggian air  yang terjadi di Desa Karang Dapo, Kecamatan Karang Dapo mencapai pingang orang dewasa. Begitu juga yang terjadi di Desa Mandi Angin, Beringin Makmur I, Tanjung Raja, Belani, Butu Kucing, Desa Pauh dan Pauh I Kecamatan Rawas Ilir.

Banjir  yang melanda dibeberapa desa di Dua Kecamatan itu terjadi sejak Selasa (19/10) malam dan sekarang debit air terus mengalami peningkatan.

Seperti yang diungkapkan oleh Apri (38) warga Desa Karang Dapo banjir ini diakibatkan luapan air Sungai Rupit dan Sungai Rawas. Kemudian air mulai meningkat sejak Selasa malam.

“Sekarang debit air terus mengalami peningkatkan dan sudah mencapai sepingang orang dewasa,” ungkapnya, Rabu (20/10).

Ia menjelaskan akibat banjir tersebut membuat ratusan rumah terendam banjir dan juga ada sebagian warga yang rumahnya sudah terendam mengungsi ke tempat keluarganya.

“Ya ada sebagian warga yang rumahnya terendam banjir sudah mengungsi dan saya masih bertahan karena rumahnya tinggi,” jelasnya.

Senada dikatakan Aliseman, warga Desa Pauh I menuturkan banjir yang melanda Desanya bukan hanya meredami pemukiman saja, akan tetapi juga merendami akses jalan.

“Kalau banjir seperti ini akses jalan penghubung Kecamatan Rawas Ilir-Karang Dapo terendam banjir, sehingga tidak bisa dilalui,” ujarnya. (*)