Sembilan Batang Pohon Ditebang, Diganti 1000 Pohon Baru

Asisten II H Riswandar SH MH memimpin langsung rapat pembahasan penebangan pohon di ruang terbuka hijau kawasan permukiman (RTHKP) Kabupaten Muara Enim di Ruang Rapat Pangripta Nusantara Bappeda Muara Enim, Jumat (22/10). Foto: diskominfo muara enim

MUARA ENIM, PALPOS.ID – Rencana pengembangan kawasan stasiun kereta Api kota Muara Enim milik PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) berdampak sebanyak 9 pohon disekitar area tersebut akan ditebang.

Terkait rencana itu, Pemerintah Kabupaten Muara Enim meminta PT KAI agar mengganti pohon-pohon yang ditebang dengan mengikuti program 1000 pohon ditiap desa.

Hal ini dikemukakan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Daerah Kabupaten Muara Enim H Riswandar SH MH saat memimpin langsung Rapat Pembahasan Penebangan Pohon di Ruang Terbuka Hijau Kawasan Permukiman (RTHKP)  Kabupaten Muara Enim,  di Ruang Rapat Pangripta Nusantara Bappeda Muara Enim, Jumat (22/10).

Riswandar mengatakan sesuai isi surat Kepala Bagian Bangunan PT Kereta Api Indonesia Nomor: KA.104/X/1/DV.3-2021 Tanggal 18 Oktober 2021, Pemerintah Kabupaten Muara Enim mendapati permohonan penebangan 9 batang pohon diarea stasiun.

Namun sesuai dengan fungsi THKP dalam pasal 14 ayat (3) Permendari No.1 Tahun 2007 ditetapkan bahwa penebangan pohon diareal RTHKP publik dibatasi secara ketat dan harus seizin Kepala Daerah dan Peraturan Daerah Kab Muara Enim Nomor 13 Tahun 2018.

“Jika kita berpedoman dengan Permendagri dan Perda tersebut dapat kita tarik kesimpulan bahwasannya penebangan pohon dalam kawasan RTHKP ini tidak sembarang,”kata Riswandar.

Terlabih dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Muara Enim dimana penyediaan ruang terbuka hijau seluas 30% dari luas kota dimana 20% merupakan RTH publik, 10% RTH privat.

Untuk itu, kata Riwswandar pihaknya meminta kepada Pihak PT KAI untuk membantu Pemkab Muara Enim demi mewujudkan 30% Ruang Terbuka Hijau.

“Hal ini sebagaimana yang dimuat didalam Perda Kabupaten Muara Enim No 13 Tahun 2018 untuk setidaknya memberikan 1000 pohon kepada 1 desa yang ada ditiap Kecamatan di Kab. Muara Enim,”tegas Asisten II.

Lebihlanjut dirinya mengatakan, Permintaan 1000 Batang Pohon untuk 1 desa ini semata-mata adalah bentuk feedback,  selaku pemangku kepetingan dalam hal ini Pemkab Muara Enim bersama PT KAI selaku pihak BUMN kepada Kabupaten Muara Enim.

“Ini juga merupakan tanggung jawab pemkab Muara Enim bersama stakeholder terhadap upaya penghijauan,” pungkasnya. (*)

Editor: Bambang Samudera