18 Orang Warga OKU Raya Akan Ikuti Jambore FAMS Sumsel

Plh Bupati OKU, H Edward Candra saat menerima audiensi pengurus FAMS Sumsel. (Foto : Eko/Palpos.id)

BATURAJA, PALPOS.ID – Sebanyak 18 orang warga OKU Raya, yaitu Kabupaten OKU induk, OKU Timur dan OKU Selatan yang merupakan admin media sosial (medsos) ternama di daerah itu akan mengikuti Jambore Forum Admin Media Sosial (FAMS) Sumsel.

“Jambore itu sendiri rencananya diselenggarakan di Griya Agung Palembang terhitung sejak 29-31 Oktober 2021,” ungkap M Syakirin Edo, admin Baturaja Update saat audiensi dengan Plh Bupati OKU, H Edward Candra, Rabu (27/10).

Dijelaskan Edo, FAMS Sumsel adalah sebuah organisasi yang dibentuk guna merangkul semua admin akun media sosial publik yang berada di wilayah Sumatera Selatan.

Dengan dibentuknya FAMS Sumsel ini diharapkan dapat menjadi ruang bersilaturahmi, berdiskusi dan berjejaring antar admin media sosial serta dapat berkontribusi positif untuk Sumatera Selatan.

“Selain dari Baturaja Update, audiensi ini juga dihadiri Ade Mahendra admin Batumarta Terkini,  Ali Mustakin admin Martapura Pedia, Yoppi Alfiando admin Martapura Lipp, Azis Rian admin Martapura Update dan Yogi Anggara admin Baturaja Today,” kata Edo.

Edo mengatakan, forum ini telah terbentuk dan terdiri dari admin media sosial khususnya Instagram dari 17 kabupaten/kota dengan jumlah 111 akun.

Edo juga berharap agar PLH Bupati OKU dapat mendukung pada hari deklarasi kepengurusan forum dan pelaksanaan jambore nanti.

Untuk itu, Edo mohon pemerintah daerah untuk dapat memfasilitasi kegiatan jambore tersebut.

Menanggapi hal ini, Plh Bupati OKU, H Edward Candra mengaku mendukung terbentuknya FAMS Sumsel. “Diharapkan nantinya forum ini dapat memberikan manfaat bagi admin-admin media sosial yang tergabung dan dapat lebih dipercaya informasi yang disampaikan kepada masyarakat,” katanya.

Menurut dia, pembentukan forum ini merupakan ide yang sangat baik, sebab dengan adanya legalitas diharapkan identitas dan status anggota FAMS Sumsel semakin jelas. “Namun pesan saya jaga independen dan transparansi anda, serta jadilah agen anti penyebaran berita hoax,” tegasnya. (*)