Tidak Hanya Mal, Dilantas Polda juga Berlakukan QR Barcode Aplikasi PeduliLindungi

Launching QR Code PeduliLindungi dan Gerai Vaksin Presisi di Mako Ditlantas Polda Sumsel, Jalan POM IX, Lorok Pakjo Kecamatan Ilir Barat I Palembang, Kamis (28/10). Foto: pahmi/palpos.id

PALEMBANG, PALPOS.ID – Mulai saat ini masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan di Kantor Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumsel harus terlebih dahulu melakukan scan QR Barcode pada aplikasi PeduliLindungi.

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari perwujudan maklumat bersama yang sebelumnya telah ditetapkan oleh Satgas Covid-19 Sumsel.

Ia mengungkapkan, pihaknya telah sepakat bahwa penggunaan vaksin di area publik harus di kuatkan lagi dengan fasilitas tersebut.

“Kegiatan ini dilakukan demi memutuskan mata rantai penyebaran virus corona,” ujar Irjen Pol Toni saat menghadiri launching QR Code Peduli Lindungi dan Gerai Vaksin Presisi di Mako Ditlantas Polda Sumsel Jalan POM IX, Lorok Pakjo Kecamatan Ilir Barat I Palembang, Kamis (28/10).

Ia menjelaskan, bahwa kebijakan tersebut wajib diikuti oleh seluruh masyarakat yang ingin mengurus keperluan sepertiĀ  pelayanan BPKB, Samsat 1, 2, 3, 4 hingga SKCK pada Dit Intelkam Polda Sumsel.

Kemudian untuk wajib pajak yang belum divaksin, Polda Sumsel sudah menyediakan gerai vaksin Presisi untuk tahap 1 maupun 2 yang tersedia di Pelayanan BPKB.

Dikatakan jenderal bintang dua tersebut, bahwa syaratnya yakni hanya perlu menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta berusia diatas 12 tahun.

“Tujuannya yakni untuk lebih memasifkan upaya vaksin yang kita gelorakan di Sumsel, kita juga pastikan bahwa QR code tersebut akan dipasang di semua area publik, seperti di Mall dan tempat-tempat yang tergabung dalam PHRI (Persatuan Hotel Restoran Indonesia),” jelasnya.

Toni mengungkapkan, bahwa penggunaan aplikasi PeduliLindungi tentunya akan disesuaikan dengan ketersediaan tempat dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya.

“Mengenai apakah hal seperti ini akan diberlakukan di Polsek-polsek wilayah, tentunya kita harus melihat kondisi dan ketersediaan tenaga vaksinator yang ada. Sebab yang seperti ini harus dipersiapkan segala sesuatunya seperti tempat untuk menyimpan vaksin, makanya belum semua polsek bisa seperti ini,” ungkapnya.

Namun pihaknya akan menyediakan tempatkan (scan QR Barcode pada aplikasi PeduliLindungi) di lokasi-lokasi pelayanan publik lainnya. “Artinya memang disesuaikan dengan tempat dan fasilitas penunjang,” tutupnya.

Sementara itu Dirlantas Polda Sumsel, Kombes Pol CF Hotman Sirait mengatakan, bahwa gerai vaksin presisi di Kantor Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel akan tersedia sesuai jam kerja seiring dengan pelayanan publik yang ada di kepengurusan BPKB.

“Jika terhalang saat scan barcode saat membayar pajak maka bisa langsung pergi ke ruangan di sebelahnya untuk bisa langsung menjalani vaksinasi tahap 1 maupun 2,” katanya.

Lanjut Hotnar mengatakan, bahwa pihaknya akan mendorong agar kebijakan serupa juga diberlakukan oleh jajaran Satlantas Polres di Sumsel dalam waktu dekat. “Hal tersebut dilakukan semata-mata untuk percepatan vaksinasi agar memenuhi target,” tutupnya. (*)

Editor: Bambang Samudera