Warga Murka, Kubur Maman Hidup-hidup Hingga Tewas di Kaki Gunung Cikuray

Jenazah Maman yang ditemukan setelah dikubur hidup-hidup oleh massa. foto: jawapos.com

GARUT, PALPOS.ID — Maman tewas mengenaskan dikubur hidup-hidup hingga tewas di kaki Gunung Cikuray, Garut, Jabar. Lelaki usia 50 tahun ini dituduh curi sayuran warga.

Maman tewas mengenaskan. Usai dikeroyok sekelompok warga, tubuh Maman dikubur hidup-hidup di Gunung Cikuray Garut.

Maman tewas secara tragis pada Selasa (12/10) lalu di kawasan Kampung Sengklek, Kecamatan Cigedug, Garut, Jawa Barat.

Aksi sadis belasan warga menghabisi nyawa Maman bukan tanpa alasan.

Menurut informasi yang dihimpun wartawan, warga murka lantaran di daerah tersebut beberapa kali terjadi aksi pencurian hasil dan alat pertanian milik warga.

Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan pelaku dan saksi, korban diketahui pernah melakukan aksi pencurian beberapa waktu lalu sebelum kejadian itu berlangsung.

“Saat itu kasusnya tidak dilaporkan kepada kami dan selesai dimediasi,” ujar AKBP Wirdhanto.

Menurut saksi, Maman saat itu mencuri sayuran milik warga. Setelah proses mediasi, Maman kemudian dimaafkan dengan catatan tak mengulangi kelakuannya.

Amarah warga kemudian memuncak saat kejadian pada Selasa (12/10) dinihari sekira pukul 02.00 WIB.

Warga yang sedang ronda memergoki Maman hendak masuk ke gudang pertanian warga dan diduga hendak mencuri lagi.

AKBP Wirdhanto meminta masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dan melaporkan aksi kejahatan kepada pihak kepolisian terdekat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri terhadap orang yang diduga melakukan tindak pidana,” ucap Wirdhanto.

Dalam peristiwa ini, sebanyak 14 warga ditetapkan tersangka atas kasus pembunuhan terhadap Maman ini. (ral/int/pojoksatu)