34 Ribu Pelajar di OKU Sudah Divaksin

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes OKU, Andi Prapto. (Foto : Eko/Palpos.id)

BATURAJA, PALPOS.ID  – Sebanyak 34 ribu pelajar berusia 12 hingga 17 tahun di Kabupaten OKU saat ini sudah divaksin sinovac dan astrazeneca, sehingga diharapkan bisa terhindar dari penularan covid-19.

“Sejak program ini digulirkan sudah 95 persen atau sekitar 34 ribu siswa di daerah kita yang sudah divaksin,” ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes OKU, Andi Prapto, Senin (15/11).

Andi mengatakan, pihaknya menargetkan 100 persen siswa di OKU akan divaksin hingga Desember 2021. “Jumlah pelajar di OKU yang akan divaksin adalah sebanyak 36.926 orang. Artinya, tinggal 2.926 siswa lagi yang belum kita vaksin,” tegasnya.

Menurut dia, percepatan vaksinasi bagi pelajar usia 12-17 tahun ini terus dilakukan guna mendukung proses belajar tatap muka di sekolah agar terbebas dari penyebaran covid-19.

Untuk mempercepat proses vaksinasi tersebut pihaknya melibatkan Dinas Pendidikan Kabupaten OKU untuk mengerahkan peserta didiknya agar segera datang ke tempat pelayanan vaksinasi guna disuntik vaksin covid-19.

Selain itu, kata dia, melalui program keroyok vaksin melibatkan TNI dan Polri serta seluruh Puskesmas di setiap kecamatan diharapkan juga dapat mempercepat proses vaksinasi kalangan pelajar di wilayah itu. “Untuk persediaan vaksin saat ini tidak ada masalah dimana tersedia sebanyak 26.000 dosis vaksin sinovac dan astrazeneca,” ujarnya.

Andi meminta kepada seluruh pelajar di Kabupaten OKU khususnya yang belum divaksin agar segera datang ke Puskesmas terdekat supaya dapat mencapai target kekebalan kelompok hingga Desember 2021. (*)