Satu dari Lima Pelaku Pemerkosaan Keok Dipelor

Tersangka Rambo di amankan di mapolres Empat Lawang. (Foto : Padri/Palpos.id)

EMPATLAWANG, PALPOS.ID – Berakhir sudah  persembunyian Rambo Andores (27) warga Desa Tangga Rasa, Kecamatan Sikap Dalam Kabupaten Empat Lawang, Satu diantara lima Pelaku bejat ini keok dilumpuhkan tim reserse kriminal polres Empat Lawang, Kamis (11/11/21) kemarin, karena melakukan perampokan disertai pemerkosaan yang terjadi di Talang (Kebun) Padang Ris, Desa Tangga Rasa, Kecamatan Sikap Dalam bulan Juni lalu.

Saat ditemui di Mapolres Empat Lawang pemuda ini tampak tidak berdaya ketika digiring oleh Satreskrim Polres Empat Lawang.

Ia menerima tembakan pada bagian kaki sebelah kanan karena sempat mencoba kabur pada saat penangkapan Kamis (11/11/2021) lalu.

Kapolres Empat Lawang AKBP Patria Yuda Rahadian melalui Wakapolres Empat Lawang, Kompol Hendri S.H yang didampingi Kasat Reskrim Polres Empat Lawang, Akp, M. Tohirin, Sh, Mh saat press release menyampaikan peran dari Rambo pada kasus ini adalah melakukan pemukulan terhadap M (55) suami DE (44).

“Untuk tersangka Rambo memukul korban memakai kayu,” Katanya, Senin (15/11/2021).

Ditambahkannya, Selain tersangka juga diamankan berbagai barang bukti berupa borgol, kain yang digunakan untuk menutupi mata korban, serta pakaian korban.

“Untuk ke empat tersangka lainnya masih dalam pengejaran identitas dan keberadaannya sudah kami ketahui, sedangkan untuk saudara Rambo akan dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara,” Kata Kasat Reskrim Polres Empat Lawang, Akp, M. Tohirin, Sh, Mh.

Berdasarkan pengakuan dari Rambo ia diajak oleh empat tersangka lainnya untuk merampok M (55) dan DE (44) di kebunnya.”Saya diajak, ado lokak kata temen saya, saya dapat satu juta,” Katanya.(Pad).

Sebelumnya diberitakan,  Malang nasib yang dialami M (56) bersama istri tercintanya DE (44) Warga Desa Rantau Dodor Kecamatan Pendopo Barat Kabupaten Empat Lawang, yang menjadi korban pencurian dengan kekerasan dan rudapaksa (Pemerkosaan) di Talang Padang Ris Desa Tangga Rasa Kecamatan Sikap Dalam Kabupaten Empat Lawang, Sabtu (3/7/21) kemarin.

Kapolres Empat Lawang AKBP.Wahyu ,S.IK melalui Kapolsek Ulu Musi AKP Yusuf Lubis korban bersama istirnya melaporkan kejadian ini ke Polsek Ulu Musi dan dari keteranga laporan korban,  pelaku berjumlah lima (5) orang dalam menjalankan aksinya.

“Saat M dan istrinya berada di dalam dangau (pondok) 5 pelaku datang dan langsung memborgol tangan, mengikat kaki dan menutup kepala M, tidak hanya sampai disitu para pelaku juga memukul dan membacok M,” Kata AKP. Yusuf Lubis, Jum’at (9/7)

Setelah menyekap M para pelaku langsung membawa M ke bagian bawah pondok, dimana saat berada di bawah M kembali dibacok pada bagian tangan karena berusaha untuk membuka sarung yang menutupi muka dari salah satu pelaku.

“Disaat bersamaan itulah, salah satu dari lima pelaku merudapaksa DE (Istri M) di belakang dangau (pondok) korban”, Jelas Yusuf Lubis.

Tidak hanya sampai disitu 3 pelaku lainnya juga mengambil kopi yang ada di pondok, sekitar 200 Kg, 1 unit sepeda motor honda supra fit dan uang tunai 700 ribu rupiah serta  satu (1) unit handphone merk Nokia.

“Setelah melakulan aksinya 5 pelaku langsung kabur meninggalkan korban di lokasi, dimana warga yang mendapati M dan DE di lokasi, langsung membawa korban yang tangannya masih dalam keadaan terborgol beserta istri nya ke Polsek Pendopo untuk mendapatkan pertolongan,” Jelas Yusuf Lubis.

Sementara itu, Kapolsek Pendopo, IPTU. Syahriyanto pada Sabtu (03/07/2021) mengatakan pihaknya sempat mengantarkan korban berobat ke Klinik Dzahira Medika yang ada di desa Gunung Meraksa Baru, kecamatan Pendopo yang kemudian juga ikut mendampingi pihak Polsek Ulu Musi menerima laporan korban.

“Korban sempat kita dampingi dan antar ke klinik Zahira Medika untuk berobat kemudian dijemput oleh pihak Polsek Ulu Musi,” Ujar Syahriyanto.

Sementara Mantan Kepala Desa Rantau Dodor Ira Puspita membenarkan bahwa korban adalah warganya selama ia menjabat menjadi kepala desa.

“Ya benar itu warga Asli rantau dodor (Istrinya, Red) dan koban berkebun ditalang padang ris, Desa Tangga Rasa Kecamatan Sikap Dalam,” Kata Mantan Kades Rantau Dodor Ira Puspita. (*)