Pensiunan Guru TK Tewas Dibunuh, Anaknya Pingsan

Triyana (kanan) semasa hidup. Warga RT 1 RW 1 Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Greisk, yang diduga kuat menjadi korban pembunuhan suaminya sendiri. (istimewa)

GRESIK, PALPOS.ID — Seorang pensiunan guru TK, Triyanah (53), warga RT 1 Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Gresik, tewas dibunuh.

sementara anaknya, Zada (24), pingsan dengan kondisi luka-luka.

Rumah yang mereka tempati ukurannya 6×5 meter. Melebar. Tidak beratap genting, melainkan asbes kusam.

Sejak Rabu (24/11) pagi, rumah tersebut terpasang garis kuning. Police line. Banyak warga datang melihat-lihatnya, Sebagian dari mereka mengambil gambar.

Triyanah meninggal dunia di TKP. Di kamar rumah sederhana itu.

Sedangkan Talita juga terluka cukup parah. Perempuan muda yang kabarnya belum lama lulus kuliah itu dirawat di RSUD Ibnu Sina Gresik.

Sempat beredar kabar di media sosial Talita juga dikabarkan meninggal dunia. Menyusul sang ibu. Namun, kabar itu hoax.

Sementara itu, hingga berita ini diunggah, jajaran kepolisian masih mendalami kasus dugaan pembunuhan di Bambe tersebut. Kejadian itu kali pertama diketahui Santiana, tetangga korban. Sekitar pukul 07.30 WIB, perempuan 28 tahun itu curiga dengan rumah korban. Matahari sudah terang, namun pintu masih tertutup.

“Tumben belum bangun, saya periksa ke dalam rumah ternyata banyak darah berceceran di lantai,” ungkapnya terkejut.

Santiana pun segera meminta bantuan warga untuk memeriksa. Termasuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

“Saat ditemukan, wajah korban tertutup bantal. Juga ada bercak darah pada selimut dan seprai,” tutur Kapolsek Driyorejo Kompol Zunaedi.

Sedangkan putrinya dalam kondisi tidak sadarkan diri di depan pintu kamar. Tubuhnya penuh luka akibat sayatan.

Dari informasi yang dihimpun, peristiwa tragis tersebut diduga dilakukan oleh suami korban berinisial JK. Bapak dua anak itu dikenal temperamen di lingkungan sekitar. “Kemungkinan besar karena faktor ekonomi. Sebab, saat ini berstatus sebagai pengangguran,” papar Nasib Budiono, kepala Dusun Bambe.

Sementara itu, kasus tersebut ditangani langsung Polres Gresik. Satreskrim masih terus melakukan penyelidikan. “Untuk keperluan penyelidikan, kami belum menetapkan tersangka,” ungkap Kasat Reskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro. (jpg/fajar)