Kapolres dan Wawako Kompak Cuci Sabu Rp14 Miliar

Polres Lubuklinggau musnahkan barang bukti narkoba senilai Rp14 miliar, Kamis (25/11). Foto: maryati/palpos.id

LUBUKLINGGAU, PALPOS.ID – Kapolres dan Wakil Walikota Lubuklinggau, bersama unsur muspida, kompak memusnahkan Barang Bukti (BB) alias cuci sabu senilai Rp14 miliar.

Pemusnaan BB dilakukan dengan cara meleburkan BB 13 kg sabu-sabu dan 2.200 butir ektasi dan serbuk ekstasi seberat 1,6 kg, yang dicuci dengan diterjen dan pembersih lantai ke dalam mesin cuci.

Pemusnahan BB tersebut dilakukan di halaman Mapolres Lubuklinggau, Kamis (25/11), sekitar pukul 09.40 WIB.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Nuryono, menjelaskan bahwa BB yang dimusnahkan tersebut berkaitan dengan penyidikan ungkap kasus yang pekan lalu sempat direlease ke media. Pemusnaan BB tersebut dilakukan lebih awal, karena bila disimpan lebih lama akan berisiko tinggi terjadinya penyimpangan.

“Untuk kepentingan penyidikan dan pembuktian dipersidangan sudah kita sisihkan dan sisanya kita musnakan untuk antisipasi terjadinya penyimpangan,” tegasnya.

BACA JUGA: Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Provinsi, Sita 13 Kilogram Sabu

Sementara itu, Wakil Walikota Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar. menyatakan bahwa Pemerintah Kota Lubuklinggau sangat mengapresiasi kerja keras jajaran Polres Lubuklinggau dengan mengungkap kasus peredaran narkoba dengan BB yang dimusnakan hari ini.

“Berapa ribu anak muda yang berhasil diselamatkan dari ungkap kasus ini,” ujarnya.

Pemkot Lubuklinggau sendiri, dikatakan Sulaiman, mendukung upaya Polres Lubuklinggau dan jajarannya memerangi narkoba dengan pembentukan kampung tangkal narkoba.

Selain itu, setiap ada pertemuan atau acara yang mendatangkan banyak orang pemerintah selaku mengedukasi masyarakat tentang bahayanya narkoba.

“Karena itu kita mengajak masyarakat untuk mendukung Polres Lubuklinggau dan jajarannya,” tegas Sulaiman.

Sementara itu, sebelum narkoba senilai Rp 14 miliar itu dimusnakan terlebih dahulu dilakukan uji sample. Dari hasil tes tersebut ternyata benar BB tersebut positif sabu-sabu dan ineks.

Setelah uji sample dilakukan BB berupa sabu-sabu tersebut di masukan ke dalam mesin cuci yang sudah terisi air larutan diterjen dan pembersih lantai. Selanjutnya mesin cuci dinyalakan. Setelah itu, BB yang sudah larut dengan diterjen dan pembersih lantai tersebut di keluarkan dan ditampung dalam ember untuk selanjutnya di buang ke dalam septitank yang ada di Mapolres Lubuklinggau. (*)

Editor: Bambang Samudera