Target Miliki Mal Pelayanan Publik

Bupati OKI, H Iskandar SE saat menggelar workshop akuntabilitas kinerja dan pelayanan publik bersama Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB. Foto : Humas Diskominfo OKI

KAYUAGUNG, PALPOS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI menargetkan tersedianya Mal Pelayanan Publik di Bumi Bende Seguguk.

Dimana saat ini sedang menggencarkan inovasi pelayanan publik sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan yang baik atau “good governance”.

Sekretaris Daerah (Sekda) OKI H Husin SPd MM MPd mengatakan, Pemkab OKI terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik, memberikan inovasi-inovasi cepat dalam rangka menjawab berbagai tantangan.

“Satu upaya yang akan dilakukan adalah tersedianya Mal Pelayanan Publik (MPP) bagi masyarakat OKI. Dan Pak Bupati menugaskan kepada kami agar segera merumuskan penyediaan MPP. Sehingga kami bersama organisasi perangkat daerah terkait terus melakukan langkah percepatan,” ungkapnya, Kamis (25/11).

Ditambahkannya, kehadiran MPP akan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat pengguna layanan, tentang kepastian dan kejelasan waktu, biaya maupun persyaratan yang diperlukan.

“Target kami bukanlah terbangunnya MPP, tetapi bagaimana layanan¬† jauh lebih baik dari sekarang, baik dari sisi waktu, dari sisi biaya serta dari sisi kepastian. Karena hal ini sebetulnya menjadi keinginan pengguna layanan, mereka butuh kepastian,” ujarnya.

Dikatakannya lagi,  dia juga mengajak kepada seluruh organisasi perangkat daerah, instansi vertikal, BUMN serta BUMD untuk bersama menyediakan pelayanan yang maksimal. Agar menurutnya, masyarakat  lebih mudah mengurus pelayanan dan nanti diharapkan akan dapat berimbas pada kesejahteraan.

Sementara itu, Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB, Diah Natalisa saat berkunjung ke OKI M awal November lalu menjelaskan, pemberi layanan dari pemerintah, BUMN/D, dan swasta harus bisa menerapkan sistem yang terintegrasi.

“Bukan hanya menyatukan layanan secara fisik, namun yang terutama secara sistem, dimana keterpaduan ini mendorong adanya pemanfaatan data bersama yang memungkinkan terjadinya penyederhanaan dalam pengelolaan data dan informasi dalam proses pelayanan,” teranhnyabyang hadir selaku narasumber workshop akuntabilitas kinerja dan pelayanan publik di Kayuagung, (13/11) lalu. (*)

Editor: Bambang Samudera