Dikira Mau Bunuh Diri, Warga Kena Prank Pria di Puncak Patung GWK

Pria yang diduga hendak bunuh diri dari puncak patung GWK. foto: istimewa/fajar.co.id

BALI, PALPOS.ID – Belum lama ini beredar di media sosial. Seorang pria berdiri di puncak patung Garuda Wisnu Kencana (GWK). Tepatnya di Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Bali.

Pria itu berdiri di puncak patung setinggi 121 meter dan dikira oleh warga akan melakukan aksi bunuh diri. Mereka berkali-kali meneriaki pria di atas patung itu untuk turun, namun tak digubris.

Ternyata, pria itu ternyata adalah staf resmi GWK yang sedang bertugas rutin mengecek kondisi atap patung.

Dalam keterangan resmi seorang seniman setempat, @nyoman_nuarta di Instagram membenarkan bahwa pria di puncak adalah stafnya.

Meski pekerjaan stafnya terbilang punya resiko tinggi, namun apa yang dilakukan telah dipastikan aman bagi dirinya.

“Heboh pemanjat GWK itu adalah staf kami yang bernama Junot sedang melaksanakan tugas. Memeriksa GWK. Takut ada yang bocor. Terima kasih atas kepedulian Anda sekalian,” Nyoman Nuarta, seniman setempat.

Sekadar diketahui, dalam video yang diunggah oleh @fakta.indo, warga berkali-kali meneriaki pria di atas patung tersebut untuk segera turun, karena dianggap membahayakan dirinya.

“Woy turun woy. Turuuuuunn!!,” teriak seorang lelaki di video, yang bersamaan dengan suara wanita.

Video tersebut telah disaksikan sebanyak 515 ribu kali di Instagram, dan dibanjiri seribu lebih komentar dari netizen. Netizen pun menganggap, pria yang mengira pria di patung itu kena jebakan atau prank.

“Sukses prank nya,” tulis @afraliz.

“Malu bgt pasti yang teriak2,” kata @brnary yang diakhiri emoticon tertawa. (Ishak/fajar)