Pelaku Pembunuhan Mulai Diobservasi di RS Ernaldi Bahar Palembang

Pelaku saat akan dibawa ke RS Ernaldi Bahar Palembang. (Foto : Istimewa)

BATURAJA, PALPOS.ID – Otori Efendi alias Sueb alia Eef yang merupakan pelaku pembunuhan terhadap lima warga Desa Bunglai, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya (KPR), Kabupaten OKU, Senin (29/11), mulai dilakukan observasi atau pengamatan langsung oleh tim medis di RS Ernaldi Bahar Palembang.

Hal ini dilakukan penyidik, untuk memastikan apakah Otori mengalami gangguan jiwa atau tidak.”Pelaku sekarang sudah di RS Ernaldi Bahar Palembang dan hari ini dijadwalkan dilakukan tes kejiwaan terhadapnya,” kata Kapolres OKU, AKBP Danu Agus Purnomo, Senin (29/11).

Danu meminta semua pihak untuk bersabar atas hasil pemeriksaan ini. “Nanti sekalian menunggu hasilnya, supaya lebih lengkap juga,” ujarnya.

Lebih lanjut Agus mengimbau kepada warga Desa Bunglai khususnya dan umumnya masyarakat OKU untuk tetap tenang dan jangan terpacing emosi terkait kasus ini. Kapolres berjanji pihaknya akan bekerja profesional terkait kasus ini dan akan memastikan hasil tes kejiwaan pelaku.

Jika nanti hasil tes kejiwaannya sudah keluar, maka penyidik Polres OKU baru akan menentukan kearah mana kasus ini akan dibawa. “Sekali lagi saya minta agar warga dan rekan-rekan wartawan bersabar. Kita tunggu dulu hasil tes kejiwaan dari pihak rumah sakitnya,” tandas dia.

Diberitakan sebelumnya, lima orang warga Desa Bunglai yaitu Sari, Hendri, Ikrom, Endang dan Erni, tewas ditikam oleh Otori, Jumat (26/11). Setelah ditelusuri keesokan harinya oleh wartawan, ternyata kelima korban merupakan satu keluarga dan diduga kasus ini terjadi gara-gara pelaku dendam dengan salah satu korban.

Hanya saja polisi tidak bisa langsung memproses pelaku dengan hukuman berat sebab diduga Otori mengalami gangguan jiwa, karena menurut warga sudah setahun ini tersangka tidak keluar rumah. (*)